Penyebab Philophobia, Takut Jatuh Cinta
- 03 Des 2024 20:18 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Cinta memang tidak ada habisnya untuk dibahas. Namun menemukan orang yang tepat untuk jatuh cinta bukan pula perkara yang mudah. Terkadang kegagalan dalam menjalin kisah asmara membekas dihati seolah tidak memiliki keberanian untuk kembali jatuh cinta, inilah yang disebut dengan philophobia.
Berasal dari dari bahasa Yunani “philos” yang memiliki makna mencintai atau dicintai dan “fobos” yang berarti ketakutan. Seperti yang diketahu bahawa fobia merupakan salah satu gangguan kecemasan dimana mengembangkan ketakutan ekstrem terhadap sesuatu. Dilansir Cleveland Clinic, philophobia adalah gangguan spesifik terhadap jatuh cinta. Wanita lebih mungkin menyimpan ketakutan ini untuk diri sendiri atau bahkan mereka tidak menyadari mengalami philophobia. Penyebab dari philophobia diantaranya adalah:
1. Terjadi Karena Hubungan Yang Sulit Dengan Sebelumnya
Ketika masa anak-anak dihadapkan dengan situasi dimana orang tua mengalami pertengkaran, pengabaian, kematian orang tua akan mungkin merasa sulit merasakan cinta kepada orang lain. Hal yang sama terjadi pada orang dewasa yang mengalami perceraian, perselingkuhan atau pengabaian.
2. Adanya Tekanan Budaya
Pada budaya tertentu mengatur sebuah pernikahan tanpa mempertimbangkan urusan cinta. Sehingga merasa takut untuk mencintai orang lain karena merasa tidak memiliki hak untuk menentukan siapa pasangan kita.
3. Mengalami Disinhibited Social Engagement Disorder (DSED)
DSED adalah jenis gangguan kelekatan reaktif. Bila seorang anak tidak menerima kasih sayang, perhatian, cinta dan validasi dari orang tua akan tumbuh dengan rasa takut akan cinta. Karena mereka akan cenderung lebih mudah terhubung dengan orang asing dari pada orang yang mereka cintai.
4. Takut Akan Penolakan Atau Ditinggalkan
Kehilangan orang tua pada masa kecil dapat menyebabkan rasa takut terhadap cinta. Bagi orang dewasa yang sering mengalami penolakan dari teman ataupun pasangan akan lebih mungkin takut untuk mencintai seseorang.
Suatu hal yang wajar bila kita ingin melindungi diri dari rasa sakit, namun bila ketakutan terhadap cinta menyebabkan tekanan fisik ataupun mental sehingga mempengaruhi untuk kembali menjalin sebuah hubungaan. Diperlukan terapi serta dukungan sosial sebagai cara efektif untuk mengatasi philophobia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....