Inflasi Tahunan Sulteng Agustus 2024 Mencapai 2,14 persen

  • 02 Sep 2024 18:27 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu : Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat Agustus 2024 inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 2,14 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,75.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Toli-Toli sebesar 3,83 persen dengan IHK sebesar 110,83 dan terendah terjadi di Kabupaten Morowali sebesar 0,86 persen dengan IHK sebesar 105,89,” ujar Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tengah Simon Sapary, Senin (2/9/2024). „

Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sejumlah indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 5,78 persen; kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 3,84 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,37 persen; kelompok pendidikan sebesar 2,59 persen; kelompok transportasi sebesar 1,33 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,54 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,54 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,37 persen; dan kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,34 persen.

Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,26 persen; dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,13 persen. „ Tingkat deflasi month to month (m-to-m) dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Provinsi Sulawesi Tengah bulan Agustus 2024 masing-masing sebesar 0,25 persen dan 0,90 persen.

Sementara komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi m-to-m, antara lain: tomat, bawang merah, daging ayam ras, ikan cakalang, ikan kembung, ikan katamba, beras, bawang putih, bahan bakar rumah tangga, telur ayam ras, dan ikan deho. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m pada Agustus 2024, antara lain: ikan selar, kangkung, cabai rawit, bayam, angkutan udara, air kemasan, terong, kacang panjang, minyak goreng, kopi bubuk, ikan mujair, bensin, dan ikan lajang. (BPS Sulteng/WRN).


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....