Cara Menanam Aglonema, Tanaman Hias Populer

  • 02 Jul 2024 14:34 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Penggunaan tanaman hias kini menjadi tren di kalangan masyarakat modern yang tinggal di perkotaan. Tanaman hias tidak hanya digunakan sebagai dekorasi ruangan dan lingkungan sekitar, tetapi juga sebagai simbol untuk menyatakan perasaan, baik suka maupun duka.

Hobi merawat tanaman hias juga sering menjadi inspirasi bagi seseorang untuk memulai bisnis. Banyak orang yang melihat peluang usaha dalam tren ini, menciptakan berbagai produk dan layanan yang berkaitan dengan tanaman hias.

Dikutip dari pustaka.setjen.pertanian.go.id, Aglonema atau sri rejeki merupakan salah satu tanaman hias yang banyak dibudidayakan di rumah-rumah untuk dijadikan property hidup di dalam interior rumah. Syarat tumbuh aglonema antara lain tumbuh optimal pada temperature ruang.

Nah apa saja sih yang perlu dipersiapkan dari menanam aglonema ini:

  1. Persiapkan media tanam. Media tanam yang cocok untuk tanaman aglonema yaitu media berbahan sekam, tanah lempung, serta pasir. Untuk tanaman aglonema muda, dapat menggunakan campuran sekam bakar, pasir, cocopeat, dan dolomite. Pembibitan aglonema dilakukan dengan menggunakan benih.

  2. Menyiapkan benih. Benih diambil dari aglonema dewasa lalu direndam selama 3 jam sebelum disemai. Media pembibitan aglonema dapat berupa tanah dan arang sekam. Selanjutnya dimasukkan benih aglonema ke dalam media semai dan dilakukan pemeliharaan berupa penyiraman rutin.

  3. Penanaman Seminggu setelah disemai, bibit aglonema dapat dipindah tanam pada media tanam berupa sekam, tanah lempung, serta pasir. Bibit dipindah tanam secara hati-hati bersama dengan media semai ke dalam lubang tanam. Area sekitar perakaran dipadatkan untuk menopang berdirinya tanaman.

  4. Pemeliharaan Pemeliharaan dilakukan dengan pemupukan, pengairan, dan penyiangan gulma. Pemupukan aglonema dilakukan dengan menggunakan pupuk cair organik yang dilarutkan dalam air. Dosis pupuk diaplikasikan dengan cara dikocorkan pada media tumbuh tanaman atau disemprotkan pada tanaman seminggu sekali.

  5. Pengairan dilakukan minimal sehari sekali. Penyiangan gulma dilakukan secara rutin seminggu sekali. Pemberantasan hama dapat dengan menggunakan beberapa jenis insektisida seperti insektisida berbahan aktif malathion atau spionosad

“Salah satu penunjang untuk aglonema secara fisik dia sekam bakar, sangrai dan ada 9 campuran di dalam situ. Jadi itu salah satu untuk menunjang tanaman dia sehat, bagus dan itu rawatan,” ucap Owner Aglonema Manado, An. B Semmy Punu pada dialog RRI Manado, Selasa (2/7/2024).

Dengan demikian, tanaman hias tidak hanya mempercantik lingkungan tetapi juga memberikan dampak positif secara emosional dan ekonomis bagi masyarakat perkotaan. Tren ini diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya keindahan dan kesehatan lingkungan.


Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....