Empat Faktor Utama agar Ayam Pelung Rajin Berkokok
- 17 Mar 2025 10:14 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Ayam pelung merupakan salah satu ayam yang digolongkan sebagai ayam hias yang bisa dinikmati keindahan dan kemerduan suaranya, sekaligus juga dimanfaatkan sebagai ayam petelur dan pedaging yang unggul. Namun saat ini, para penggemar dan peternak ayam pelung banyak memanfaatkan ayam ini sebagai ayam hias untuk dinikmati keindahan suaranya dibandingkan dengan memanfaatkannya sebagai ayam petelur dan pedaging. Hal ini bisa dimaklumi karena harga jual ayam pelung sebagai ayam penyanyi sangat tinggi. Apalagi jika pernah menjuarai sebuah kontes, tidak hanya ayam tersebut yang berharga mahal, tetapi harga jual keturunannya juga melambung.
Dilansir dari omkicau.com Banyak faktor yang bisa membuat ayam pelung rajin berkokok, dan durasinya lama. Selain dipengaruhi faktor genetik, performa kokok ayam pelung juga ditentukan pula oleh faktor perawatan harian, seperti konsistensi dalam memandikan dan menjemur ayam, pemberian pakan berprotein tinggi (menjaga otot tetap bagus), jamu khusus untuk ayam pelung, serta pelatihan. Jangan lupakan pula aspek kebersihan kandang, sebab dari sinilah kenyamanan ayam menjadi pemicu awal performa suaranya.
1. Jaga Kebersihan Kandang
Secara rutin, bersihkan kandang ayam untuk mencegah serangan penyakit yang bersumber dari bakteri, virus, jamur, dan parasit. Bersihkan kandang secara berkala, mulai dari lantai dasar hingga sela-sela kandang. Lokasi kandang diusahakan terkena curahan sinar matahari pagi, yang merupakan sumber provitamin D dan sangat berguna untuk pertumbuhan tulang pada ayam.
2. Berikan Pakan yang Tepat
Pakan harian ayam pelung adalah campuran beras merah, kacang hijau, dan gabah. Selain itu, buah-buahan bisa diberikan sebagai pakan tambahan (extra fooding). Extra fooding hewani juga bisa diberikan, agar jenis protein makin beragam. Anda bisa memberinya belut, ikan kecil, keong, siput, dan sebagainya.
3. Pemberian Multivitamin
Perawatan ayam pelung jelas berbeda dari perawatan ayam kampung biasa, karena tujuan pemeliharaannnya pun berbeda. Sebagian besar ayam pelung dipelihara untuk dinikmati kokoknya. Oleh karena itu, kebutuhan nutrisinya berbeda dari ayam kampung yang biasanya diambil telur atau dagingnya. Pemberian vitamin sangat penting bagi ayam pelung, agar kondisinya selalu fit, rajin berkokok, dan memiliki power luar biasa. Anda bisa menggunakan multivitamin generik yang biasa dikonsumsi manusia, atau bisa juga multivitamin khusus ayam.
4. Berikan Ramuan Tradisional/Jamu
Ayam pelung yang biasa dilombakan umumnya rutin diberi jamu atau ramuan tradisional, untuk menambah nafsu makan, penambah stamina, meningkatkan sistem pertahanan tubuh, dan bisa memperhalus suara atau mencegah gangguan suara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....