Film ’Rase to Freedom: Um Bok Dong’ , Kisah Patriotisme Atlet Sepeda Korea

  • 26 Jun 2024 13:30 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Apakah Anda penggemar film ataupun drama Korea? Jika jawabannya Iya, maka rasanya tidak lengkap kalau Anda tidak menonton film yang satu ini. Film berjudul ’Rase to Freedom: Um Bok Dong’ memang terbilang film lama sih, mengapa demikian? Ya itu lantaran film ini pertama kali dirilis pada tahun 2019, yang disutradarai oleh Kim Yoo Sung ini,sudah bisa ditonton mulai bulan Juni 2024 melalui aplikasi digital khusus yang berbayar pastinya dong.

Mengapa penggemar film korea wajib nonton Film ’Rase to Freedom: Um Bok Dong’ ini ya, secara film inikan diproduksi sudah hampir 6 tahun yang lalu. Jawabannya adalah karena produksi film dan televisi, drama sejarah memang tidak akan pernah dilekang waktu. Film ’Race to Freedom: Um Bok Dong’ dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris ternama Korea, seperti Rain, Kang So Ra, dan Lee Bum Soo.

Film bersejarah bagi masyarakat Korea yang berjudul ’Rase to Freedom: Um Bok Dong’ ini, diangkat dari kisah nyata seorang pengendara sepeda terkenal bernama ’Um Bok Dong’ yang kemudian menjadi simbol kebanggaan rakyat Korea ketika mengalahkan pengendara sepeda Jepang yang diselenggarakan oleh Pemerintah Jepang untuk pertama kalinya diadakan pada tahun 1906. Dimana ketika itu Korea sendiri sedang menjadi negara yang dijajah Jepang.

Dalam film tersebut, para anak muda-mudi warga Korea begitu sangat bangga dan memuji dengan perjuangan ’Um Bok Dong’, sehingga dia menyandang atlet terbaik Asia yang mengalahkan Jepang ketika itu. Sontak itu membuat anak-anak muda Korea menyanyikan lagu yang berjudul ’A Youth Song’ sebagai lagu perjuangan mereka terhadap penjajahan Jepang ketika itu.

Dalam Film berjudul ’Rase to Freedom: Um Bok Dong’ ini, diceritakan pula bahwa pada zaman itu tentara Adil percaya ketika berpartisipasi dalam lomba sepeda tersebut dan kemudian menajdi juara merupakan tindakan patriotik. Oleh karena itu mereka berupaya keras untuk melakukan perekrutan atlet-atlet terbaik untuk dilatih dengan tujuan mengalahkan para pebalap sepdea Jepang untuk membangkitkan semangat masyarakat dalam perjuangan melawan penjajah.

Walaupun sosok ’Um Bok Dong’ dipandang pahlawan nasional beberapa tahun, namun ia tetap hidup dalam kemiskinan selama bertahun-tahun. Dalam Film berjudul ’Rase to Freedom: Um Bok Dong’ ini, tidak luput juga dari kritika para pemerhati film Korea, dimana menurut mereka film tersebut tidak mengungkap artikel srat kabar terakhir terkait bukan sekedar memenangkan lomba saja, tetapi tentang dimana ’Um Bok Dong’ yang pernah ditangkap mencuri sepeda pada tahun 1950. Tidak sedikit orang juga mengkritik bahwa ’Um Bok Dong’ tidak boleh digambarkan sebagai pahlawan karena dia adalah seorang pencuri. Namun tidak demikian difilm ’Rase to Freedom: Um Bok Dong’ justru sang sutradara serta produser bahwa mereka baru mengetahui fakta itu setelah syuting dimulai.

Terlepas dari pro dan kontra tentang tokoh utamanya, yang jelas Film berjudul ’Rase to Freedom: Um Bok Dong’ menuai juga banyak pujian dari rakyat Korea hingga saat ini. Bahkan sepede milik ’Um Bok Dong’ yang pernah ia kendarai saat mengikuti sejumlah perlombaan sepeda dimasa penjajahan Jepang dari tahun 1910 hingga 1945, masih tersimpan dengan baik. Bahkan saat ini sepedanya tercatat sebagai Warisan Budaya Terdaftar Korea, yang disandingkan bersama patung ’Um Bok Dong’ di Uijeongbu, Gyeonggi Korea Selatan.

Sama halnya denga film bergenre perang kemerdekaan lainnya, film ’Rase to Freedom: Um Bok Dong’ ini pun diwarnai dengan berbagai scene peperangan dan juga adegan yang menyentuh hati. Walaupaun tetap ada unsur drama sangat juga turut mendominasi dalam film ini, sehingga menjadi salah satu daya Tarik tersendiri dari film ini. Untuk Anda penggemar drama sejarah, baik itu sejalan dalam negeri ataupun luar negeri pastinya tidak akan melewatkan film ini. (Sumber: koreajoonganngdailty.join.com, yoursay.suara.com)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....