Tegakan Luar Kawasan Solusi Hutan Primer yang Terpinggirkan
- 31 Mar 2026 22:58 WIB
- Mataram
Gerakan menanam pohon sebagai upaya ketersediaan oksigen dan udara bersih di luar kawasan hutan primer terus digemakan sejumlah pihak agar keseimbangan lingkungan benar-benar terwujud di tengah masyarakat. Keseimbangan diyakini mampu mengembalikan fungsi pohon sebagai rumah satwa, penyedia makanan, serta dukungan penyerapan air ke dalam tanah.
Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Cendi Manik, Sekotong, Lombok Barat, H. Agus Alwi kepada RRI Mataram mengatakan, masyarakat memiliki tanggung jawab yang melekat memperbaiki lingkungan yang rusak. Dan, tanggung jawab warga Cendi Manik dilaksanakan dalam bentuk penanaman mangrove di pesisir pantai.
Penanaman mangrove di Desa Cendi Manik, Sekotong, Lombok Barat, mendapat apresiasi dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI 2014-2019 Susi Pudjiastuti. Apresiasi masih berlanjut di era Menteri Kelautan dan Perikanan setelahnya.
Pengakuan pemerintah atas kerja keras pegiat lingkungan menghijaukan pesisir dilandasi keberadaan ekosistem mangrove semakin dianggap penting oleh pemerintah Indonesia. Di beberapa tempat, pelastari hutan mangrove mendapat dukungan dana sebagai persemaian bibit mangrove tingkat provinsi.
Dosen Sumber Daya Ekonomi Lingkungan Universitas Muhammadiyah Mataram DR Hari Irawan Johari mengungkapkan, konservasi lingkungan melalui mangrove menambah fungsi hutan primer dari ancaman krisis lingkungan. Sehingga pengalihan fungsi hutan dan kerusahan hutan mangrove tidak boleh terjadi oleh sebab pendirian lokasi pemukiman.
Pelestarian mangrove sebagai penahan gelombang laut di waktu mendatang menjadi solusi dari ancaman abrasi pantai yang lebih dari satu meter per tahunnya.// Mangrove menjadi solusi Ketiadaan peredam alami penyebab kerusakan parah bibir pantai.
Penanaman mangrove di Desa Cendi Manik, membantu warga sekitar mendapat hawa sejuk dan pemandangan yang asri. Warga yang semula sering mengaku dihantam gelombang, kini tak perlu lagi membuat tanggul darurat untuk melindungi rumah, karena sebagian halaman pemukiman terlindung bakau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....