Pemko Banjarmasin Respons ASN 'Absen, Ngopi, Pulang', Sekda: Jangan Digeneralisasi!

  • 20 Jul 2026 14:04 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pemko Banjarmasin menyikapi pernyataan Ketua Komisi II DPR RI M Rifqinizamy Karsayudha yang mengkritik mentalitas sebagian aparatur sipil negara (ASN). Rifqinizamy menyoroti masih adanya ASN yang dinilai bekerja sekadar memenuhi kewajiban absensi tanpa menunjukkan produktivitas nyata.

“Mentalitas sumber daya manusianya enggak berubah, masih ngabsen, pulang, ngopi, sore ngabsen lagi. Itu yang menyakiti hati para ASN yang benar-benar bekerja,” ujar Rifqinizamy dalam pernyataannya.

Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Sekretaris Daerah, Ichrom Muftezar menyatakan pernyataan itu tidak bisa digeneralisasi sebagai perilaku seluruh ASN, terutama di lingkungan Pemko Banjarmasin. “Kalau memang ada yang didapati seperti itu, bagi kami itu hanya oknum. Bagi kami tidak bisa digeneralisasikan,” katanya, Senin, 20 Juli 2026.

Namun demikian, sesuai arahan Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR seluruh jajaran diminta meningkatkan performa kerja melalui evaluasi dan monitoring yang lebih ketat. Ia memastikan pimpinan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah diminta memperkuat pengawasan terhadap bawahannya masing-masing.

“Jika ditemukan ASN yang hanya datang untuk absen lalu meninggalkan pekerjaan, hal tersebut tidak bisa digeneralisasi sebagai perilaku seluruh ASN. Kalau memang ada yang didapati seperti itu, bagi kami itu hanya oknum,” ucapnya, tegas.

Menurut Tezar, setiap pegawai yang terlihat berada di luar kantor juga harus dilihat terlebih dahulu konteksnya. Tidak semua ASN yang keluar dari kantor berarti meninggalkan pekerjaan tanpa alasan.

“Harus dilihat dulu, apakah keluar untuk urusan pribadi. Atau memang menjalankan tugas kedinasan,” ucapnya.

Pemko Banjarmasin, lanjut Tezar, berkomitmen menjaga disiplin sekaligus produktivitas ASN agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. “Pengawasan akan terus kami tingkatkan. Tujuannya agar kinerja ASN tetap optimal dan pelayanan publik berjalan maksimal,” ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....