Gempa Dangkal Guncang Bali Subduksi Indo Australia-Eurasia dan Sesar Aktif

  • 20 Jul 2026 10:38 WIB
  •  Denpasar

RRI,CO.ID, Denpasar - Sepanjang periode minggu kedua bulan Juli 2026, Stasiun Geofisika Denpasar kembali mencatat puluhan gempa bumi mengguncang Bali dan wilayah sekitarnya. Gempabumi yang didominasi gempa dangkal tersebut diperkirakan berasosiasi dengan subduksi Indo Australia-Eurasia dan sesar aktif.

PMG Ahli Muda Stasiun Geofisika Denpasar Ika Sulfiana Putri kepada RRI.CO.ID di Denpasar mengatakan, berdasarkan data Stasiun Geofisika Denpasar, wilayah Bali dan sekitarnya dilanda 38 kejadian gempabumi dengan magnitudo bervariasi mulai dari 1.1 hingga 4.1. Ia menjelaskan, gempa bumi tersebut didominasi gempa dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 km sebesar 81 persen dari total kejadian gempabumi.

Ika Sulfiana Putri mengatakan, jumlah gempabumi dangkal sebanyak 31 kejadian, 7 kejadian gempabumi dengan kedalaman menengah antara 60 - 300 km atau 18 persen dari total kejadian gempabumi, dan tidak terdapat kejadian gempabumi dengan kedalaman lebih dari 300 km. “Stasiun Geofisika Denpasar mencatat puluhan gempa bumi mengguncang Bali dan wilayah sekitarnya. Puluhan gempa bumi yang terjadi sepanjang minggu kedua bulan Juli itu berasosiasi dengan subduksi Indo Australia-Eurasia dan sesar aktif yang didominasi gempa dangkal,” ujar Ika Sulfiana Putri.

Ika Sulfiana Putri mengungkapkan, dari total gempa yang terjadi, 92 persen atau 35 kejadian gempa bumi tercatat bermagnitudo kurang dari 3. Sedangkan 3 kejadian gempa bumi dengan magnituo 3 hingga kurang dari 5 atau 7 persen dari total kejadian gempabumi dan tidak terdapat gempabumi dengan magnitudo lebih dari 5.

Berdasarkan data Stasiun Geofisika Denpasar tercatat 17 kejadian gempabumi terjadi di wilayah Pulau Bali, Lombok dan sekitarnya yang berasosiasi dengan subduksi Indo Australia-Eurasia. Serta 21 kejadian gempabumi menyebar di wilayah Pulau Bali, Lombok dan sekitarnya yang berkaitan dengan sesar di belakang busur Flores dan aktivitas sesar aktif. Selama periode ini terdapat 1 kejadian gempabumi yang dirasakan masyarakat di wilayah Bali dan sekitarnya yang terjadi pada 13 Juli 2026 dengan magnitudo 4.1 berlokasi di 27 Km Timur Laut Jembrana pada kedalaman 9 km.

Gempabumi tersebut dirasakan wilayah Buleleng dan Jembrana III MMI dan Banyuwangi II - III MMI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....