Ratusan Gempabumi Guncang Bali, Satu Kejadian Dirasakan Masyarakat

  • 31 Mei 2026 11:06 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar : Ratusan gempabumi yang didominasi gempabumi dangkal kembali mengguncang Pulau Dewata dan wilayah sekitarnya sepanjang minggu ke 4 bulan Mei 2026. Berdasarkan data Stasiun Geofisika Denpasar, daerah Bali dan sekitarnya dilanda 135 kejadian gempabumi dengan magnitudo bervariasi mulai dari 1.4 sampai 4.8.

PMG Ahli Pertama Stasiun Geofiska Denpasar Muhammad Azany Harits kepada RRI.CO.ID di Denpasar mengatakan, ratusan gempabumi yang didominasi gempa dangkal tersebut diperkirakan berasosiasi dengan subduksi Indo Australia-Eurasia dan sesar aktif. Ia menjelaskan, dari total gempa yang terjadi, 91 persen atau 124 kejadian gempabumi tercatat bermagnitudo kurang dari 3.

Sedangkan 11 kejadian gempa bumi dengan mangnitudo 3 hingga kurang dari 5 atau 8 persen dari total kejadian gempabumi dan tidak terdapat gempabumi dengan magnitudo lebih dari 5. “Ratusan gempa bumi mengguncang Bali dan wilayah sekitarnya sepanjang minggu ke 4 bulan Mei 2026. Dari ratusan gempa yang terjadi, satu kejadian gempa dirasakan masyarakat dengan pusat gempa di Tenggara Jember - Jawa Timur,” ujarnya.

Sementara berdasarkan kedalaman gempa, Azany Harits mengungkapkan, gempabumi yang mendominasi merupakan gempabumi dangkal kurang dari 60 km sebanyak 86 persen dari total kejadian gempabumi. Gempabumi dangkal sebanyak 117 kejadian, 18 kejadian gempabumi dengan kedalaman menengah antara 60 - 300 km atau 13 persen dari total kejadian gempabumi, dan nihil gempabumi dengan kedalaman lebih dari 300 km,” tuturnya.

Stasiun Geofisika juga mencatat kejadian gempabumi yang terjadi di Bali dan wilayah sekitarnya berdasarkan sumber gempa. Sebanyak 43 kejadian gempabumi terjadi di selatan Pulau Jawa, Bali, dan Lombok yang diperkirakan berasosiasi dengan subduksi Indo Australia-Eurasia. Serta 92 kejadian gempabumi terjadi menyebar di wilayah Pulau Bali, Lombok dan sekitarnya diperkirakan berkaitan dengan sesar di belakang busur Flores dan aktivitas sesar aktif.

Selama periode akhir Mei itu terdapat 1 kejadian gempabumi yang dirasakan masyarakat di wilayah Bali dan sekitarnya yakni gempabumi dengan magnitudo 4.8 dirasakan di wilayah Jember IV MMI, Banyuwangi III-IV MMI, Bondowoso, Malang, Kuta, dan Kuta Selatan III MMI. Serta Denpasar, Blitar dan Trenggalek II MMI yang terjadi pada 26 Mei 2026 dengan pusat gempa pada 99 km Tenggara Jember - Jawa Timur dengan kedalaman 14 km.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....