Puluhan Gempabumi Dangkal Kembali Guncang Bali dan Wilayah Sekitarnya
- 08 Jun 2026 11:35 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Sepanjang periode minggu kelima bulan Mei 2026, Stasiun Geofisika Denpasar kembali mencatat puluhan gempa bumi mengguncang Bali dan wilayah sekitarnya. Gempabumi yang didominasi gempa dangkal tersebut diperkirakan berasosiasi dengan subduksi Indo Australia-Eurasia dan sesar aktif.
PMG Ahli Pertama Stasiun Geofisika Denpasar Muhammad Azany Harits kepada RRI.CO.ID di Denpasar mengatakan, berdasarkan data Stasiun Geofisika Denpasar, wilayah Bali dan sekitarnya dilanda 84 kejadian gempabumi dengan magnitudo bervariasi mulai dari 0.8 hingga 4.1. Ia menjelaskan, gempa bumi tersebut didominasi gempa dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 km sebesar 90 persen dari total kejadian gempabumi.
Muhammad Azany Harits mengatakan, jumlah gempabumi dangkal sebanyak 76 kejadian, 8 kejadian gempabumi dengan kedalaman menengah antara 60 - 300 km atau 9 persen dari total kejadian gempabumi, dan tidak terdapat kejadian gempabumi dengan kedalaman lebih dari 300 km. “Stasiun Geofisika Denpasar kembali mencatat puluhan gempa bumi mengguncang Bali dan wilayah sekitarnya. Puluhan gempa bumi yang terjadi sepanjang minggu kelima bulan Mei itu berasosiasi dengan subduksi Indo Australia-Eurasia dan sesar aktif yang didominasi gempa dangkal,” ujarnya.
Muhammad Azany Harits mengungkapkan, dari total gempa yang terjadi, 92 persen atau 78 kejadian gempa bumi tercatat bermagnitudo kurang dari 3. Sedangkan 6 kejadian gempa bumi dengan magnitudo 3 hingga kurang dari 5 atau 7 persen dari total kejadian gempabumi dan tidak terdapat gempabumi dengan magnitudo lebih dari 5.
“Berdasarkan magnitudonya, gempa yang mendominasi merupakan gempabumi dengan meganitudo kurang dari 3 sebanyak 92 persen dan tidak ada gempa dengan magnitude lebih dari 5,” tuturnya.
Berdasarkan data Stasiun Geofisika Denpasar tercatat 23 kejadian gempabumi terjadi di wilayah Pulau Bali, Lombok dan sekitarnya yang berasosiasi dengan subduksi Indo Australia-Eurasia. Serta 61 kejadian gempabumi menyebar di wilayah Pulau Bali, Lombok dan sekitarnya yang berkaitan dengan sesar di belakang busur Flores dan aktivitas sesar aktif. Selama periode ini tidak terdapat kejadian gempabumi yang dirasakan masyarakat di wilayah Bali dan sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....