Dinkes Mataram Soroti Ancaman Gaya Hidup Urban

  • 18 Jul 2026 16:14 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram-Pemerintah Kota Mataram kini fokus membidik perubahan gaya hidup masyarakat urban yang rentan terhadap penyakit degeneratif. Warga perkotaan cenderung memiliki pola aktivitas yang minim bergerak (sedentari) dan ketergantungan yang tinggi pada konsumsi makanan instan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan, mengungkapkan bahwa karakteristik masyarakat kota yang memiliki tingkat pendidikan dan sosial ekonomi tinggi di satu sisi menjadi keuntungan, namun di sisi lain melahirkan tantangan baru. Berbeda dengan masyarakat pedalaman atau pedesaan,

"Masyarakat perkotaan itu permasalahan utamanya saat ini bukan sekadar kasus lingkungan, tetapi sebenarnya adalah kasus gaya hidup. Penyakit degeneratif yang berhubungan dengan pola hidup kini sedang menjadi tren," ujar dr. Emirald, Sabtu 18 Juli 2026.

Menurutnya, kesibukan warga kota yang mayoritas merupakan pekerja kantoran membuat mereka sering kali kekurangan waktu untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin. Kondisi ini diperparah dengan pola asuh perkotaan yang kadang melewatkan pos pelayanan dasar seperti Posyandu.

"Terkadang para orang tua lebih memilih langsung membawa anak ke dokter spesialis atau rumah sakit saat sakit, sehingga upaya promotif dan preventif sering kali terabaikan," katanya.

Menyikapi kendala geografis dan sosial tersebut, Dinas Kesehatan Kota Mataram tidak tinggal diam. Langkah taktis pun diambil dengan memanfaatkan teknologi digital untuk menembus ruang-ruang sibuk masyarakat urban.

"Sejauh ini kami melakukan edukasi kesehatan massal yang disuarakan melalui platform media sosial yang akrab dengan keseharian warga kota," ujarnya.

Selain itu, Pemkot Mataram juga mendorong warga untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas ruang terbuka publik yang tersebar di penjuru kota seperti Taman Udayana dan RTH Pagutan sebagai sarana olahraga gratis demi menjaga kebugaran mandiri.

"Gunakan fasilitas kesehatan sebaik-baiknya untuk melakukan upaya penyehatan diri, penyehatan lingkungan, dan penyehatan keluarga," kata dr. Emirald berpesan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....