Panen Raya 218 Hektar di Sumedang, Pangdam III/Siliwangi Dukung Swasembada

  • 18 Jul 2026 13:42 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Sumedang - Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, menghadiri kegiatan Panen Raya TNI dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional Tahun 2026 yang digelar di lahan pertanian Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jayamandala, Dusun Ciroyom, Desa Palasari, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jumat 17 Juli 2026.

Panen raya dilaksanakan di area persawahan seluas 218 hektare dengan varietas padi Inpari 49. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri atas unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi peran TNI Angkatan Darat melalui Komando Kewilayahan dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Selain itu, panen raya juga memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam III/Siliwangi turut mengikuti Zoom Meeting Panen Raya Nasional bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang terhubung dari Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang.

Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, mengatakan sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumedang akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI, guna meningkatkan kesejahteraan petani.

"Kehadiran Bapak Pangdam III/Siliwangi menjadi motivasi dan penyemangat bagi para petani. Pemkab Sumedang akan terus bersinergi dengan TNI dan seluruh stakeholder untuk meningkatkan produktivitas pertanian demi mewujudkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah," ujarnya.

Sementara itu, Mayjen TNI Kosasih menegaskan bahwa Kabupaten Sumedang memiliki posisi strategis sebagai salah satu daerah penghasil padi yang berpotensi besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

"Sumedang merupakan salah satu lumbung padi yang memiliki potensi luar biasa. Potensi ini harus terus dijaga melalui kerja sama seluruh pihak agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional," kata Pangdam.

Ia menambahkan, TNI AD akan terus hadir mendampingi petani melalui berbagai program pendampingan pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

Berdasarkan data yang disampaikan, luas baku sawah di Kabupaten Sumedang mencapai 27.285 hektare yang tersebar di 26 kecamatan. Khusus di Kecamatan Ujungjaya, luas baku sawah mencapai sekitar 2.587 hektare. Adapun Gapoktan Jayamandala mengelola lahan pertanian seluas 218 hektare yang digarap oleh 434 petani yang tergabung dalam sembilan kelompok tani.

Melalui kegiatan panen raya ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat semakin solid dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan sesuai program pemerintah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....