Bakar Sampah Picu Kebakaran, Rumah Warga di Majalengka Hangus Dilalap Api

  • 18 Jul 2026 10:03 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Kobaran api tiba-tiba membesar dan melahap sebuah rumah warga di Desa Palasah, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Jumat, 17 Juli 2026, petang. Peristiwa yang terjadi menjelang malam tersebut seketika mengubah suasana senja yang seharusnya tenang menjadi kepanikan bagi warga setempat.

Peristiwa yang diduga berawal dari aktivitas membakar sampah itu nyaris menjalar ke bangunan lain sebelum akhirnya berhasil dijinakkan. Rumah milik Samin di Blok Kamis RT 03/01 menjadi pusat kobaran api yang mulai terlihat sekitar pukul 17.45 WIB.

Berdasarkan informasi di lokasi, kejadian bermula sekitar pukul 17.00 WIB ketika korban membakar sampah di bagian belakang rumah. Mengira api telah padam, ia kemudian meninggalkan lokasi dan masuk ke dalam rumah.

Namun, hanya berselang beberapa menit, bara yang tersisa diduga kembali menyala. Sekitar pukul 17.44 WIB, api tiba-tiba membesar setelah menyambar kasur bekas dan material mudah terbakar di sekitar lokasi. Situasi pun berubah cepat, memicu kepanikan warga sekitar.

Teriakan minta tolong langsung mengundang respons warga yang bergegas datang dengan peralatan seadanya. Upaya pemadaman darurat dilakukan sambil menunggu bantuan datang.

Di tengah situasi genting itu, Babinsa Koramil 1711/Sumberjaya Kodim 0617/Majalengka, Serda Ade Sobana, bergerak cepat menuju lokasi. Ia langsung berkoordinasi dengan warga dan pihak terkait untuk mengendalikan api.

"Begitu menerima informasi, kami langsung menuju lokasi dan bersama warga. Kami berupaya memadamkan api hingga tim pemadam kebakaran tiba," ujar Serda Ade Sobana, Sabtu, 18 Juli 2026.

Sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, warga, dan petugas pemadam kebakaran akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 18.49 WIB, mencegah kobaran merembet ke rumah lain di sekitar lokasi.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta akibat bagian rumah yang terbakar," katanya.

Selain membantu proses pemadaman, Babinsa juga melakukan pendataan di lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Langkah selanjutnya adalah melaporkan kejadian tersebut kepada komando atas sebagai bagian dari penanganan cepat di wilayah teritorial.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas pembakaran sampah. Dugaan sementara, api berasal dari sisa pembakaran yang belum sepenuhnya padam, lalu kembali menyala dan memicu kebakaran lebih besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....