Bupati Banyumas Dorong Anak Muda Jadi Agen Perubahan
- 17 Jul 2026 21:38 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengajak generasi muda berani berinovasi dan mengambil peran dalam pembangunan daerah. Pesan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Ngobrol Inspiratif Bersama Anak Muda yang digelar Gerakan Solusi Indonesia (GSI) dalam rangkaian Roadshow Nasional di Pendopo Si Panji Purwokerto, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi bagi anak muda untuk bertukar gagasan dan pengalaman bersama sejumlah narasumber, di antaranya Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi, pemerhati pembangunan Jawa Tengah Zulkifli Gayo, pendiri Otim Group Indonesia Mohamad Nurhotim, petani milenial Akhmad Sobirin, serta perwakilan Bank Jateng.
Dalam sambutannya, Sadewo meminta peserta tidak merasa terbatas karena usia. Menurutnya, banyak perubahan besar justru lahir dari keberanian generasi muda untuk mencoba, belajar, dan menghadirkan solusi.
"Jangan pernah merasa bahwa usia muda membuat kalian belum mampu berbuat banyak. Justru banyak perubahan besar lahir dari keberanian anak-anak muda yang mau mencoba dan belajar," ujarnya.
Sadewo mengatakan kisah para local hero Banyumas yang hadir dalam forum tersebut membuktikan bahwa keberhasilan dapat dimulai dari langkah sederhana. Ada yang memulai usaha dari skala kecil, ada pula yang berangkat dari kepedulian terhadap petani hingga mampu membuka lapangan pekerjaan dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Banyumas terus berkomitmen mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing. Upaya tersebut sejalan dengan Trilas Program Banyumas yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi masyarakat.
"Kami ingin semakin banyak anak muda Banyumas yang berani menjadi pengusaha, inovator, petani modern, pegiat ekonomi kreatif, maupun pelopor di bidang sosial. Masa depan Banyumas tidak hanya ditentukan oleh pemerintahnya, tetapi juga oleh kualitas generasi mudanya," tuturnya.
Senada dengan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Purwokerto, Slamet Jaka Mulyana, mengatakan generasi muda tidak hanya dituntut berprestasi, tetapi juga memiliki integritas, karakter yang kuat, kepedulian sosial, dan keberanian untuk melakukan hal yang benar.
Menurutnya, para pemuda akan menjadi pemimpin, akademisi, pengusaha, hingga tokoh masyarakat yang menentukan arah pembangunan bangsa di masa depan. Karena itu, ia mengajak generasi muda terus mengembangkan diri menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, inovatif, sekaligus taat hukum.
"Sebab bangsa yang kuat tidak hanya dibangun oleh kecerdasan, tetapi juga oleh karakter dan integritas warganya," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....