Forum Anak Banyumas Perkuat Peran Pelopor dan Pelapor Cegah Perkawinan Anak

  • 18 Jul 2026 13:00 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Pencegahan perkawinan anak memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk anak dan remaja sebagai agen perubahan. Menyikapi hal tersebut, Forum Anak Kabupaten Banyumas terus memperkuat perannya melalui edukasi, pendampingan, serta menjadi wadah bagi anak untuk menyampaikan aspirasi dan laporan terkait perlindungan anak.

Ketua Forum Anak Kabupaten Banyumas, Gendis Pramesti Nur Maulidah, mengatakan bahwa Forum Anak Kabupaten Banyumas berperan sebagai pelopor dan pelapor dalam upaya pencegahan perkawinan anak, sekaligus menjadi agen perubahan di kalangan remaja.

“Kita sebagai pelopor dan pelapor dimana kita itu menjadi agen perubahan. Kita juga memberikan contoh-contoh kegiatan yang positif, menjadi contoh yang baik untuk lingkungan sekitar. Kita juga menjadi pelapor, dimana teman-teman itu bisa melapor melalui kita dan juga menjadi jembatan antara pemerintah dan anak.” ujarnya.

Dalam menjalankan peran tersebut, Forum Anak Kabupaten Banyumas juga terus mendorong keterlibatan aktif anak dan remaja dalam berbagai kegiatan positif sebagai bagian dari upaya pencegahan perkawinan anak. Melalui pendekatan edukatif, Forum Anak berupaya membangun kesadaran remaja agar lebih fokus pada pengembangan diri dan perencanaan masa depan.

Gendis menambahkan, Forum Anak Kabupaten Banyumas juga mengajak anak-anak dan remaja untuk lebih memprioritaskan pendidikan, prestasi, dan pengembangan diri sebagai langkah mencegah perkawinan anak. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi, penyelenggaraan kegiatan edukatif, serta mendorong anak dan remaja aktif mengikuti organisasi, kegiatan kerelawanan, workshop, dan berbagai aktivitas positif lainnya.

“Kita sering melakukan sosialisasi, kegiatan-kegiatan yang edukatif, terus kita juga mengajak teman-teman buat aktif ikut organisasi, volunteer, workshop, kegiatan remaja lainnya supaya memiliki kegiatan yang positif. Terus juga kita selalu memberikan support, seperti ayo kejar pendidikan karena masa depan kan ada di tangan kita sendiri. Jadi fokusnya mereka tuh kepada pendidikan, pengembangan skill dan soft skill-nya mereka.” ujarnya.

Melalui berbagai upaya tersebut, Forum Anak Kabupaten Banyumas berharap semakin banyak remaja yang terdorong untuk mengembangkan potensi diri, meraih cita-cita, dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pencegahan perkawinan anak.(Aisyananda)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....