Pengajian Rutin RRI Cirebon Ajak Pegawai Bangun Frekuensi Hati Positif
- 17 Jul 2026 21:17 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pengajian rutin bulanan di lingkungan LPP RRI Cirebon pada Kamis, 16 Juli 2026 mengajak seluruh pegawai membangun pola pikir positif serta memperkuat hubungan antarsesama melalui kesamaan frekuensi hati. Kegiatan yang menghadirkan Penceramah Pengajian Bulanan RRI Cirebon, Ustadz Ahmad Mapparumpa, S.Ag., M.Pd., itu juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kekompakan dalam bekerja.
Dalam ceramahnya, Ustadz Ahmad membuka materi dengan ilustrasi sederhana menggunakan segelas air untuk menggambarkan cara pandang seseorang terhadap kehidupan. Menurutnya, sudut pandang yang positif akan membuat seseorang lebih mudah melihat kelebihan orang lain dibandingkan hanya berfokus pada kekurangannya.
"Kalau kita mengatakan setengah kosong itu benar, kalau kita mengatakan setengah isi juga benar. Tetapi kalau kita memandangnya setengah isi, insyaallah di setiap orang selalu ada kelebihannya," ujarnya kepada RRI Kamis, 16 Juli 2026.
Ia menjelaskan bahwa gelas pada hakikatnya tidak pernah benar-benar kosong karena ketika air habis, ruang tersebut tetap terisi oleh udara yang tidak terlihat. Analogi tersebut menjadi pengingat bahwa sesuatu yang tidak tampak bukan berarti tidak ada, sehingga setiap orang perlu membiasakan diri berpikir lebih luas dan positif.
Ustadz Ahmad juga mengangkat kisah tentang lomba melamun di Korea Selatan sebagai contoh pentingnya menjaga ketenangan pikiran di tengah kesibukan. Menurutnya, hati yang tenang akan berdampak pada kualitas kerja dan hubungan dengan sesama, sehingga pengajian rutin menjadi salah satu sarana untuk membangun ketenangan tersebut.
"Bagaimana indahnya suara kita di udara, insyaallah begitu juga nanti di darat. Jangan sampai kita ini pemersatu bangsa di udara, tapi kita pemisah bangsa di ruangan," ucapnya.
Ia menambahkan, kesamaan frekuensi tidak hanya penting dalam siaran radio, tetapi juga dalam membangun komunikasi dan kerja sama di lingkungan kantor. Karena itu, seluruh pegawai diharapkan mampu menjaga hubungan yang harmonis dengan dilandasi keikhlasan dan saling menghargai.
Menutup ceramahnya, Ustadz Ahmad mengingatkan agar setiap insan RRI tidak menjadi seperti bunga plastik yang tampak indah di luar tetapi tidak mencerminkan ketulusan di dalam. Ia mengajak seluruh pegawai membangun hati yang tulus, mempererat persaudaraan, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....