Aksi Nekat Anak-anak Hadang Pemotor di Trotoar Daan Mogot Viral

  • 17 Jul 2026 14:48 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Viral di media sosial aksi sekelompok anak-anak yang menghadang pengendara sepeda motor yang melintas di atas trotoar Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat.

Dalam video yang beredar, sejumlah anak menggunakan ranting kayu untuk menghadang para pengendara motor yang nekat melintas di trotoar.

Mereka meminta para pengendara memutar balik dan kembali ke jalur arteri. Sebagian pengendara memilih mengikuti arahan anak-anak tersebut dengan berbalik arah.

Namun, beberapa pemotor lainnya tetap nekat menerobos hadangan dan melanjutkan perjalanan melalui trotoar.

Aksi itu pun menuai perhatian warganet karena trotoar di lokasi tersebut memang kerap dijadikan jalan pintas oleh pengendara sepeda motor untuk menghindari kemacetan di Jalan Daan Mogot.

Menanggapi hal itu, Kanit Lantas Polsek Cengkareng, AKP Yeni mengatakan, pihaknya sebenarnya rutin melakukan pengawasan di lokasi tersebut. Namun, para pelanggar kerap menghindari petugas.

“Kita memang sering pengawasan di situ. Tapi kalau kita di sana, mereka (pemotor nakal) tiba-tiba enggak lewat di situ. Jadi kayak kucing-kucingan gitu,” kata Yeni saat dikonfirmasi, Jumat, 17 Juli 2026.

Meski demikian, menurut Yeni, tindakan anak-anak menghadang pengendara di trotoar juga tidak dapat dibenarkan. Ia menjelaskan, trotoar diperuntukkan khusus bagi pejalan kaki, bukan untuk aktivitas bermain maupun menghadang kendaraan.

“Jadi anak-anak itu juga sering main bola di situ. Itu kan enggak boleh juga. Trotoar itu hanya untuk pejalan kaki, bukan untuk bermain bola,” ujarnya.

Untuk mencegah pengendara kembali menggunakan trotoar sebagai jalur alternatif, Polsek Cengkareng telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk mengajukan pemasangan pembatas fisik kepada Dinas Bina Marga.

“Jadi tadi kita sudah koordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk membuat pengajuan ke dinas terkait agar dipasang pembatas di situ,” tutur Yeni.

Ia menegaskan bahwa trotoar merupakan fasilitas yang diperuntukkan bagi pejalan kaki. Karena itu, pengendara sepeda motor yang melintas di atas trotoar tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....