MPLS SMK ICB Cinta Wisata Tanamkan Karakter dan Budaya Hospitality

  • 16 Jul 2026 22:19 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Bandung – SMK ICB Cinta Wisata menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 183 siswa baru Tahun Ajaran 2026/2027 selama lima hari. Kegiatan tersebut tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga berfokus pada pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai hospitality.

Kepala SMK ICB Cinta Wisata, Iwan Ridwan, mengatakan tujuan utama MPLS adalah membangun karakter siswa sejak hari pertama mereka mengenyam pendidikan di sekolah.

"Selain mengenalkan lingkungan sekolah, yang paling penting adalah menciptakan karakter yang kuat agar siswa mampu menggapai cita-citanya. Karena itu, kami sebagai pendidik menyusun program yang bermuara pada membangun semangat peserta didik untuk menuntut ilmu di sekolah kami," ujar Iwan, di SMK ICB Cinta Wisata Bandung, Kamis 16 Juli 2026.

Menurutnya, tema MPLS tahun ini adalah SAHARA, yang menitikberatkan pada pembangunan sinergi dan kolaborasi berbasis hospitality. Tema tersebut selaras dengan karakter SMK ICB Cinta Wisata sebagai sekolah vokasi yang berfokus pada bidang pariwisata.

"Kami ingin siswa memahami prinsip-prinsip hospitality sejak awal. Penguatan nilai-nilai tersebut menjadi perhatian utama agar lulusan tidak mengalami culture shock ketika memasuki dunia industri dan siap menghadapi berbagai tantangannya," katanya.

Iwan juga mengungkapkan, pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, SMK ICB Cinta Wisata menerima 183 siswa baru, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, peningkatan jumlah pendaftar menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan pendidikan yang diberikan sekolah.

Salah satu indikator konsistensi sekolah dalam mencetak lulusan unggul adalah kerja sama yang telah terjalin dengan 55 perusahaan dan industri sebagai mitra praktik maupun penyaluran lulusan.

"Peningkatan jumlah siswa yang mendaftar merupakan bukti bahwa kami memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik kepada masyarakat. Hal itu menjadi keyakinan orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SMK ICB Cinta Wisata," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana MPLS SMK ICB Cinta Wisata, Priska Amelia, menjelaskan seluruh materi MPLS disusun berdasarkan petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan Jawa Barat melalui program MPLS Pancawaluya, kemudian dipadukan dengan konsep Sekolah Ramah.

"Kegiatan MPLS berlangsung selama lima hari dengan berbagai materi, di antaranya penerapan budaya 5S, yaitu senyum, sapa, salam, sopan, dan santun, serta 3G, yakni grooming, greeting, dan gesture. Selain itu, siswa juga mendapatkan materi Wawasan Wiyata Mandala mengenai visi dan misi sekolah," jelas Priska.

Selain materi internal, pihak sekolah juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi untuk memperkuat wawasan peserta didik.

"Kami menghadirkan pemateri dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Kepolisian, Psikolog, serta tenaga pendidik internal sekolah. Fokus kami adalah membantu siswa mengeksplorasi potensi dirinya sekaligus membangun karakter positif sejak dini," katanya.

Priska menegaskan seluruh guru dan pengurus OSIS dilibatkan dalam pelaksanaan MPLS sehingga kegiatan berlangsung edukatif, menyenangkan, dan bebas dari praktik perpeloncoan.

"Kami bersinergi menciptakan MPLS tanpa perpeloncoan. Yang kami bangun adalah kebersamaan, kedisiplinan, serta lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa baru," ujarnya.

Sebagai bagian dari implementasi pendidikan karakter, peserta didik baru dilakukan asesmen identifikasi awal kondisi psikologis oleh guru Bimbingan dan Konseling (BK). Program tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan dan perundungan (bullying), sejalan dengan implementasi karakter Pancawaluya yang dicanangkan pemerintah.

Sebelum mengikuti MPLS, seluruh calon peserta didik juga telah menjalani tes minat dan bakat untuk memetakan kompetensi mereka sehingga penempatan pada program keahlian dapat dilakukan secara lebih tepat.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, SMK ICB Cinta Wisata membuka empat program keahlian, yaitu: Kuliner (2 kelas), Perhotelan (2 kelas), Usaha Layanan Wisata/ULW (1 kelas) dan Desain Komunikasi Visual (1 kelas)

Salah seorang peserta MPLS, M. Jordan Tamir, mengaku memilih Program Keahlian Kuliner di SMK ICB Cinta Wisata karena reputasi sekolah yang dinilai baik serta didukung fasilitas praktik yang lengkap.

"Saya memilih jurusan kuliner karena hobi memasak dan membuat kue, orang tua juga mendukung. Saya melihat fasilitas praktik di sini lengkap, guru-guru dan kakak kelasnya ramah. Saya bertekad belajar sungguh-sungguh agar bisa mencapai cita-cita menjadi seorang chef," ujarnya.

Dengan konsep MPLS yang mengedepankan pembentukan karakter, penguatan kompetensi, serta budaya hospitality, SMK ICB Cinta Wisata berharap seluruh peserta didik baru mampu berkembang menjadi lulusan yang siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....