Cegah Kebakaran, Fakultas Teknik Mesin Unsub Latih Warga Cipunagara Gunakan APAR

  • 16 Jul 2026 20:40 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang – Fakultas Teknik Mesin Universitas Subang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, berupa sosialisasi pencegahan kebakaran dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan, di Kantor Desa Cupunagara Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang. Kegiatan ini dipimpin Maulana Rachman, S.T., M.T. sebagai ketua pelaksana dan narasumber, bersama Muhtar Kosim, S.Si., M.Si. sebagai anggota.

“Kegiatan ini bertujuan, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran, dan cara penggunaan APAR dengan benar,” ujar Maulana Rachman kepada RRI di Subang, Kamis 16 Juli 2026.

Melalui kegiatan ini, Universitas Subang berharap, dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat desa. Pengetahuan tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran, diharapkan dapat menekan risiko korban dan kerugian.

“Edukasi seperti ini penting, agar desa memiliki SDM yang tanggap bencana, dan mampu melakukan penanganan awal secara mandiri,”ucapnya.

Sosialisasi juga menghadirkan Muhamad Ramdan Hidayat, mahasiswa kelas karyawan, yang sekaligus menjadi instruktur dari Fungsi Health Safety & Environment PT Tracon Industri. Materi yang disampaikan, meliputi cara pencegahan kebakaran akibat kebocoran tabung gas elpiji, dan penanganan awal saat terjadi kebakaran.

“Kami memberikan praktik langsung penggunaan APAR, agar warga tidak panik dan bisa bertindak cepat di awal jika terjadi kebakaran,” ungkap Muhamad Ramdan Hidayat.

Kegiatan diikuti perangkat Desa Cupunagara, Ketua DESTANA Istanto Yudihatjo, beserta Tim Desa Tanggap Bencana, Binmas BRIPKA Deden Solihin, Babinsa Serka Koko Komarudin, dan warga sekitar. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan, terkait potensi bahaya kebakaran di lingkungan rumah tangga.

“Warga sangat aktif bertanya, terutama tentang cara aman menggunakan gas elpiji, dan menyimpan APAR di rumah,” kata Muhtar Kosim.

Praktik simulasi pemadaman api dilakukan di halaman Kantor Desa Cupunagara. Peserta diberikan kesempatan mencoba langsung menyemprotkan APAR ke titik api peraga.

“Dengan praktik ini diharapkan masyarakat lebih siap, dan terampil menghadapi situasi darurat kebakaran,” tambahnya.

Sementara itu Sekretaris Desa Cupunagara Ade Rohendar mengapresiasi kegiatan pengabdian tersebut. Ia menilai, materi yang diberikan sangat bermanfaat bagi perangkat desa dan Tim DESTANA.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sangat berguna dan bermanfaat bagi warga desa, serta Tim DESTANA,” ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....