Empat Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Sorong Siap Dibangun

  • 16 Jul 2026 18:55 WIB
  •  Sorong
Poin Utama
  • Kabupaten Sorong mendapatkan alokasi empat Kampung Nelayan Merah Putih yang terdiri atas dua kawasan tipe hub (inti) dan dua kawasan penyangga untuk meningkatkan produktivitas perikanan tangkap.
  • Empat lokasi KNMP dibangun di Kampung Bainkete dan Jeflio sebagai tipe hub, serta Kampung Swatut dan Lodingpier sebagai kawasan penyangga dengan fasilitas lengkap seperti dermaga, cold storage, pabrik es, dan SPBN.
  • Program KNMP tidak hanya membangun infrastruktur perikanan tetapi juga memberdayakan masyarakat melalui bantuan perahu, mesin, alat tangkap ikan, dan kesempatan mengelola unit usaha melalui koperasi desa.

RRI.CO.ID, Sorong– Nelayan di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, segera mendapatkan dukungan infrastruktur perikanan yang lebih lengkap melalui pembangunan empat Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program strategis nasional tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas perikanan tangkap sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sorong, Marthen Kaiway, mengatakan Kabupaten Sorong menjadi salah satu daerah yang mendapat alokasi empat lokasi pembangunan KNMP, terdiri atas dua kawasan tipe hub (inti) dan dua kawasan penyangga.

"Program ini sangat membantu nelayan karena mampu menjawab kebutuhan infrastruktur sekaligus pemberdayaan masyarakat pesisir. Kabupaten Sorong mendapat alokasi empat Kampung Nelayan Merah Putih," kata Marthen.

Ia menjelaskan dua kawasan tipe hub akan dibangun di Kampung Bainkete, Distrik Makbon, dan Kampung Jeflio, Distrik Mayamuk. Sementara dua kawasan penyangga berada di Kampung Swatut, Distrik Makbon, serta Kampung Lodingpier, Distrik Mayamuk.

Menurutnya, kawasan tipe hub akan dilengkapi berbagai fasilitas modern yang selama ini sangat dibutuhkan nelayan, mulai dari dermaga, tempat pendaratan ikan, cold storage, pabrik es, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), bengkel nelayan, gudang logistik hingga kantor pengelola.

"Kalau seluruh fasilitas itu sudah tersedia, aktivitas nelayan tentu akan jauh lebih mudah dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir," ujarnya.

Marthen menjelaskan pembangunan fisik seluruh fasilitas menjadi kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sedangkan Pemerintah Kabupaten Sorong bertanggung jawab menyiapkan lahan yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan teknis.

Karena sebagian besar kawasan pesisir merupakan tanah hak ulayat, pemerintah daerah bersama KKP terlebih dahulu melakukan pendekatan kepada masyarakat adat agar proses pembangunan berjalan lancar.

"Kami bersama tim KKP dan Satgas Kampung Nelayan Merah Putih melakukan survei selama sekitar tiga bulan. Dari 12 lokasi yang diusulkan, hanya empat lokasi yang memenuhi seluruh persyaratan," jelasnya.

Selain status lahan yang harus clear and clean serta bebas sengketa, penentuan lokasi juga mempertimbangkan kondisi topografi, kedalaman perairan, hingga efisiensi pembangunan agar investasi pemerintah dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Marthen menambahkan, program KNMP tidak hanya membangun fasilitas perikanan, tetapi juga memperkuat pemberdayaan masyarakat.

Salah satu syarat lokasi pembangunan adalah memiliki sedikitnya 50 nelayan aktif, armada penangkapan ikan yang memadai, serta didukung kampung-kampung di sekitarnya sebagai kawasan penyangga.

Pemilik hak ulayat yang menyerahkan lahan juga akan memperoleh manfaat melalui berbagai program pemberdayaan, seperti bantuan perahu, mesin, alat tangkap ikan, hingga kesempatan mengelola unit usaha yang dibangun di kawasan KNMP.

"Nantinya pengelolaan unit usaha dilakukan melalui koperasi desa sehingga manfaat ekonominya bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat," katanya.

Pemerintah Kabupaten Sorong berharap pembangunan empat Kampung Nelayan Merah Putih segera direalisasikan sehingga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan di Papua Barat Daya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....