Dandim 1802/Sorong Mediasi Polemik Koperasi Merah Putih di Malawili

  • 08 Jun 2026 07:49 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, AIMAS – Polemik pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kelurahan Malawili, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, akhirnya menemukan titik terang setelah dimediasi langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1802/Sorong, Letkol Inf Renaldi, Minggu 7 Juni 2026.

Mediasi yang berlangsung di lokasi pembangunan tersebut menghadirkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sorong, Kepala Sekolah TK ABA 6 Malawili, serta sejumlah pihak terkait guna mencari solusi atas keberatan yang disampaikan Muhammadiyah.

Sebelumnya, pembangunan koperasi sempat dihentikan sementara karena dinilai menutup akses jalan menuju TK ABA 6 Malawili, lembaga pendidikan milik Muhammadiyah yang telah melayani masyarakat selama hampir empat dekade.

Dalam pertemuan tersebut, Dandim memastikan bahwa pembangunan koperasi akan dihentikan sementara dan pembangunan akses jalan menuju sekolah menjadi prioritas utama sebelum pekerjaan lainnya dilanjutkan.

“Pada prinsipnya ini persoalan sederhana yang terjadi karena komunikasi belum tersampaikan dengan baik. Saya sangat setuju bahwa akses jalan menuju sekolah harus menjadi prioritas utama,” kata Letkol Renaldi.

Menurutnya, akses jalan yang sebelumnya berada pada jalur lurus akan sedikit bergeser ke sisi kanan menyesuaikan posisi bangunan koperasi. Namun akses baru tersebut akan segera dibangun dan dicor terlebih dahulu agar aktivitas pendidikan tidak terganggu.

“Kami tidak akan melanjutkan pembangunan tahap berikutnya sebelum akses menuju sekolah selesai dibangun. Itu sudah menjadi komitmen bersama,” tegasnya.

Dandim menjelaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat kampung dan kelurahan.

Melalui koperasi tersebut, masyarakat nantinya diharapkan lebih mudah memperoleh kebutuhan pokok, LPG bersubsidi, pupuk, hingga akses pemasaran hasil pertanian.

Meski demikian, ia menekankan bahwa pelaksanaan program pemerintah harus tetap memperhatikan kepentingan masyarakat yang telah ada sebelumnya, termasuk akses terhadap layanan pendidikan.

“Tujuan koperasi ini sangat baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tetapi pelaksanaannya juga harus memperhatikan fasilitas publik yang sudah ada, termasuk akses pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan koperasi saat ini masih berada pada tahap konstruksi dan ditargetkan dapat beroperasi setelah peresmian nasional yang direncanakan berlangsung pada Agustus 2026.

Sementara itu, Ketua PDM Kabupaten Sorong, Mukhlas Triono, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang diambil Dandim 1802/Sorong dalam memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut.

Menurutnya, mediasi yang dilakukan telah menghasilkan solusi yang mengakomodasi kepentingan semua pihak, terutama keberlangsungan aktivitas pendidikan di TK ABA 6 Malawili.

“Kami memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Dandim beserta jajaran yang merespons persoalan ini dengan sangat cepat. Hanya dalam hitungan jam, solusi sudah dapat ditemukan,” kata Mukhlas.

Ia menilai persoalan tersebut sebenarnya tidak rumit dan dapat diselesaikan sejak awal apabila komunikasi berjalan dengan baik serta melibatkan seluruh pihak yang terdampak.

“Kami sepakat bahwa ini persoalan sederhana. Namun menjadi rumit karena komunikasi yang tidak berjalan dengan baik. Muhammadiyah sebagai pihak yang terdampak langsung semestinya dilibatkan sejak tahap awal,” ujarnya.

Mukhlas menegaskan bahwa Muhammadiyah tetap mendukung berbagai program pembangunan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun setiap pelaksanaan pembangunan perlu mengedepankan prinsip keterbukaan, komunikasi, dan musyawarah.

“Kami menganggap persoalan ini sudah selesai setelah adanya komitmen untuk menghentikan sementara pembangunan dan memprioritaskan pembangunan akses menuju TK ABA 6. Muhammadiyah tetap mendukung program pemerintah sepanjang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....