Kehilangan Satu Gigi Bisa Ganggu Susunan Gigi dan Percaya Diri

  • 16 Jul 2026 18:28 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kehilangan satu gigi tidak boleh dianggap sepele, meski tidak menimbulkan rasa sakit. Kondisi tersebut dapat memengaruhi susunan gigi, fungsi mengunyah, hingga rasa percaya diri seseorang.

Dokter Gigi Umum sekaligus Manager Klinik Utama Talkdent, drg. Rosinta Situmorang, menjelaskan bahwa kehilangan gigi dapat menjadi masalah besar karena memicu perubahan posisi gigi di sekitarnya. Ia mengibaratkan susunan gigi seperti parkiran mobil yang rapi, lalu berubah ketika ada satu tempat kosong.

"Kalau gigi itu tidak bisa digeser dengan seenaknya. Kalau satu gigi hilang, gigi lain bisa bergeser ke bagian yang kosong dan akhirnya membuat susunan gigi menjadi renggang," ujarnya kepada RRI Jumat, 10 Juli 2026.

Menurut Rosinta, pergeseran gigi akibat kehilangan satu gigi dapat membuat susunan gigi menjadi tidak rapi. Gigi dari atas bisa memanjang ke bawah, sedangkan gigi dari bawah menjadi lebih mudah lepas.

Akibatnya, tampilan gigi menjadi kurang estetis dan dapat memengaruhi kenyamanan seseorang saat berbicara maupun tersenyum. Selain itu, kehilangan gigi juga dapat mengganggu kemampuan mengunyah makanan tertentu.

Rosinta menegaskan bahwa kehilangan gigi bukan berarti tanpa solusi. Ia menyebutkan bahwa berbagai pilihan perawatan dapat dilakukan untuk mengembalikan fungsi gigi sekaligus meningkatkan rasa percaya diri pasien.

"Sesuatu yang sudah hilang bukan berarti tidak ada solusi. Salah satunya, kami di Talkdent menyediakan pembuatan gigi palsu yang bisa selesai dalam satu hari," ucapnya.

Ia menjelaskan, pilihan perawatan pengganti gigi yang hilang meliputi gigi palsu lepasan, gigi palsu cekat seperti bridge atau crown, hingga implan. Untuk kasus kehilangan satu gigi, bridge dapat menjadi pilihan dengan memanfaatkan gigi sehat di sekitarnya sebagai penyangga.

Selain itu, Rosinta mengatakan bahwa layanan implan juga dapat dilakukan dengan sistem one day service. Dengan layanan tersebut, pasien dapat datang dan langsung mendapatkan penanganan pada hari yang sama.

Untuk kasus kehilangan banyak gigi atau kerusakan gigi menyeluruh, Rosinta menyebutkan bahwa perawatan full mouth rehabilitation dapat dilakukan. Ia mengibaratkan proses tersebut seperti renovasi rumah, yaitu memperbaiki kondisi gigi agar kembali lebih baik dan fungsional.

Rosinta mengimbau masyarakat agar tidak menunggu hingga gigi hilang sebelum mencari perawatan. Pemeriksaan gigi secara rutin dan penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....