Jalan Veteran KM 5,5 Ditutup Total Pasca Ambles, Perbaikan Darurat Dimulai!

  • 16 Jul 2026 08:16 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pasca ambles parah, ruas Jalan Veteran Kilometer 5,5 di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, resmi ditutup total. Menyusul dimulainya pekerjaan darurat oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan yang memakan waktu sekitar 3 minggu.

Petugas langsung membongkar badan jalan yang rusak dan memasang cerucuk galam di sepanjang tepi Sungai Martapura untuk menahan pergerakan tanah agar kerusakan tidak semakin meluas. Akibatnya, kendaraan dari arah Sungai Lulut menuju pusat Kota Banjarmasin maupun sebaliknya dialihkan melalui Jalan Rahayu.

Namun, volume kendaraan yang meningkat di jalur alternatif menyebabkan antrean mengular hingga kawasan Gardu Mekar Indah dan Jalan Pramuka. Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, AKP Embang Pramono, mengatakan pihaknya telah menerapkan rekayasa lalu lintas sejak penutupan jalan dilakukan.

"Kami sudah melakukan pengalihan arus. Kendaraan dari arah Sungai Tabuk diarahkan belok kiri ke Jalan Rahayu dan keluar di Kilometer 6, begitu juga sebaliknya," ujar Embang.

Ia menjelaskan, kondisi paling krusial terjadi bagi kendaraan roda empat yang datang dari arah Kilometer 6 menuju Sungai Lulut karena jalur tersebut tidak dapat dilalui sama sekali. "Yang cukup parah adalah pengendara yang datang dari KM 6 menuju Sungai Lulut. Itu tidak bisa dilewati sama sekali oleh roda empat,” ucapnya, menambahkan.

Untuk keselamatan, pihaknya pun mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas di lokasi tersebut dan mengikuti setiap arahan petugas di lapangan. Selain personel Satlantas Polresta Banjarmasin, proses pengaturan lalu lintas juga mendapat dukungan dari Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Dishub Kota Banjarmasin, Umar, mengatakan pihaknya menerjunkan satu regu personel untuk membantu kelancaran arus kendaraan selama proses perbaikan berlangsung. Petugas gabungan terus bersiaga di sejumlah titik pengalihan guna mengurai kepadatan kendaraan sekaligus mengarahkan pengendara menuju jalur alternatif.

"Kami menurunkan satu regu yang berjumlah sekitar enam hingga sepuluh personel secara bergantian atau shift. Kita membantu pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi penutupan jalan," kata Umar.

Sebelumnya, ruas Jalan Veteran Km 5,5 tepatnya di kawasan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, ambles parah. Disinyalir kondisi itu diakibatkan gerakan tanah yang dipicu abrasi sungai dan beban kendaraan berat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Husni Thamrin, memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah warga yang rumahnya berada di titik terdampak terpaksa mengungsi demi keselamatan.

"Alhamdulillah hingga pendataan awal tidak terdapat korban meninggal, korban hilang maupun korban luka. Namun, tiga warga telah dievakuasi secara mandiri ke rumah keluarganya demi keselamatan," kata Husni Thamrin.

Tak hanya mengancam keselamatan warga, gerakan tanah itu juga merusak dua unit rumah yang sekaligus difungsikan sebagai tempat usaha. Selain itu, sedikitnya tujuh toko di sekitar lokasi turut terdampak akibat pergeseran tanah.

Hasil pengukuran BPBD menunjukkan tingkat kerusakan jalan tergolong serius. Retakan membentang sepanjang sekitar 43,5 meter, dengan amblesan mencapai 90 sentimeter dan pergeseran badan jalan hingga 3,5 meter.

"Kerusakan ini berada di jalan utama. Sehingga perlu segera dilakukan perbaikan dan pemulihan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih luas," ujar Husni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....