Jalan Sungai Lulut Ambles 90 Sentimeter, Akses Lumpuh, Warga Terdampak Mengungsi!
- 15 Jul 2026 08:12 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Ruas Jalan Veteran Km 5,5 tepatnya di kawasan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, ambles parah. Disinyalir kondisi itu diakibatkan gerakan tanah yang dipicu abrasi sungai dan beban kendaraan berat.
Berdasarkan pantuan, Rabu pagi, 15 Juli 2026, kondisi tersebut memaksa arus lalu lintas diberlakukan buka tutup hingga menimbulkan kepadatan. Akibatnya warga yang hendak bekerja maupun mengantar anak ke sekolah terpaksa harus mengantre secara bergantian.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 03.46 WITA. Tim langsung diterjunkan ke lokasi sejak pukul 07.30 WITA untuk melakukan asesmen dan penanganan awal.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Husni Thamrin, memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah warga yang rumahnya berada di titik terdampak terpaksa mengungsi demi keselamatan.
"Alhamdulillah hingga pendataan awal tidak terdapat korban meninggal, korban hilang maupun korban luka. Namun, tiga warga telah dievakuasi secara mandiri ke rumah keluarganya demi keselamatan," kata Husni Thamrin, saat proses evakuasi, Rabu, 15 Juli 2026.
BPBD mencatat tiga warga yang mengungsi merupakan penghuni rumah yang terdampak langsung. Alfianoor sementara mengungsi ke rumah keluarganya di Sungai Bakung, sedangkan Enor bersama suaminya juga memilih tinggal sementara di rumah kerabat.
Tak hanya mengancam keselamatan warga, gerakan tanah itu juga merusak dua unit rumah yang sekaligus difungsikan sebagai tempat usaha. Selain itu, sedikitnya tujuh toko di sekitar lokasi turut terdampak akibat pergeseran tanah.
Hasil pengukuran BPBD menunjukkan tingkat kerusakan jalan tergolong serius. Retakan membentang sepanjang sekitar 43,5 meter, dengan amblesan mencapai 90 sentimeter dan pergeseran badan jalan hingga 3,5 meter.
"Kerusakan ini berada di jalan utama. Sehingga perlu segera dilakukan perbaikan dan pemulihan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih luas," ujar Husni.
Untuk mencegah risiko yang lebih besar, BPBD merekomendasikan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut. Kendaraan dari arah Jalan Veteran Km 5,5 dialihkan melalui Jalan Pembina atau Jalan Rahayu menuju Jalan Martapura Lama hingga kondisi ruas jalan dinyatakan aman.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan melintas di titik retakan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan menjadi prioritas utama," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....