Gubernur NTB Restui UKW, SMSI Perkuat Kompetensi Wartawan Profesional Daerah

  • 16 Jul 2026 08:25 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Komitmen Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik kembali ditegaskan. Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang akan diselenggarakan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi NTB pada 28–29 Juli 2026.

Dukungan tersebut disampaikan saat Gubernur menerima audiensi jajaran pengurus SMSI NTB di ruang kerjanya, Rabu 15 Juli 2026. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat itu turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal memberikan apresiasi atas langkah SMSI NTB yang secara konsisten berupaya meningkatkan kompetensi wartawan melalui penyelenggaraan UKW. Menurutnya, peningkatan kapasitas insan pers menjadi bagian penting dalam menghadirkan produk jurnalistik yang berkualitas dan dapat dipercaya masyarakat.

"Saya mengapresiasi ikhtiar SMSI NTB dalam meningkatkan kualitas wartawan. Silakan manfaatkan gedung Kantor Bank NTB Syariah sebagai lokasi pelaksanaan UKW, termasuk untuk kebutuhan konsumsi peserta. Dukungan lainnya akan kami upayakan bersama Dinas Kominfotik NTB," ujar Gubernur Lalu Muhamad Iqbal.

Tak hanya memberikan izin penggunaan fasilitas, Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB akan mengupayakan dukungan sesuai kewenangan agar seluruh rangkaian UKW dapat berlangsung dengan baik dan sukses.

Ia menambahkan, koordinasi teknis terkait pelaksanaan kegiatan akan ditindaklanjuti bersama Dinas Kominfotik NTB sehingga seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipersiapkan secara optimal.

Sementara itu, Ketua SMSI Provinsi NTB, H. Abdus Syukur, S.H., M.H., memaparkan UKW tahun ini merupakan hasil kolaborasi antara SMSI NTB dengan Solopos Institute. Program tersebut dirancang sebagai upaya mencetak wartawan yang memiliki kompetensi, profesionalisme, serta menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik.

"SMSI merupakan organisasi yang menghimpun perusahaan media siber dan menjadi konstituen Dewan Pers bersama PWI. Perbedaannya, PWI beranggotakan wartawan, sedangkan SMSI beranggotakan perusahaan media siber. Melalui UKW ini kami ingin memperkuat kualitas SDM pers agar mampu menghadirkan informasi pembangunan yang akurat, objektif, edukatif, dan konstruktif," katanya.

Dalam audiensi tersebut, SMSI NTB juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Provinsi NTB dapat memberikan dukungan moral maupun bantuan pendanaan sesuai kemampuan daerah. Selain itu, SMSI berharap Gubernur NTB berkenan hadir sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan UKW pada akhir Juli mendatang.

Abdus Syukur menilai dukungan pemerintah daerah menjadi energi positif bagi organisasi media dalam memperkuat profesionalisme wartawan di NTB. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan insan pers yang tetap menjunjung independensi akan menghasilkan ekosistem informasi yang sehat dan berkualitas.

"Kami berharap kehadiran dan dukungan Gubernur dapat menjadi motivasi bagi para peserta UKW untuk terus meningkatkan kompetensi sehingga mampu menghasilkan karya jurnalistik yang profesional dan bertanggung jawab," ucapnya.

Audiensi tersebut dihadiri Sekretaris SMSI NTB M. Tajir Asyjar Djr, Ketua SMSI Kota Mataram Sofiana Mufidah, Ketua SMSI Lombok Barat Idrus Jalmonadi, Ketua Panitia UKW SMSI NTB I Made Sanakumara, serta sejumlah pengurus SMSI NTB lainnya.

Mengakhiri pertemuan, seluruh pihak menyatakan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem pers yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan informasi yang kredibel kepada masyarakat.

"Sinergi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas jurnalisme di Nusa Tenggara Barat," katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....