Perpusnas Ingatkan Masyarakat Papua Barat Daya Cerdas Saring Informasi

  • 15 Jul 2026 09:12 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, AIMAS – Derasnya arus informasi di era digital menuntut masyarakat memiliki kemampuan memilah informasi yang benar dan terpercaya.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sorong menggandeng Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi, Sosialisasi Budaya Baca, dan Literasi bagi satuan pendidikan dasar serta masyarakat di Perpustakaan Daerah Kabupaten Sorong, Selasa 14 Juli 2026.

Kegiatan Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Barat Daya, Irma Riyani Soelaiman, didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sorong, Luther Salamala.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap kemampuan literasi informasi masyarakat terus meningkat sehingga budaya membaca semakin berkembang, sekaligus membentuk masyarakat yang cerdas, kritis, dan mampu memanfaatkan informasi secara bijak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Pustakawan Perpustakaan Nasional RI, Sadariyah Ariningrum Wijiastuti, menegaskan bahwa literasi informasi bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi sebelum disebarluaskan.

"Di era digital, masyarakat tidak boleh langsung mempercayai setiap informasi yang diterima. Informasi harus terlebih dahulu dievaluasi, dipastikan sumbernya kredibel, kemudian dianalisis sebelum digunakan atau dibagikan kepada orang lain," ujar Sadariyah.

Menurutnya, kemampuan literasi informasi menjadi salah satu keterampilan penting abad ke-21 karena membantu masyarakat terhindar dari penyebaran hoaks sekaligus mendukung pengambilan keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan, peserta Bimtek dibekali keterampilan mencari informasi, menyeleksi, mengevaluasi, menganalisis, hingga mengolah berbagai sumber informasi menjadi pengetahuan baru yang bermanfaat.

"Setelah memperoleh informasi dari berbagai sumber, peserta diharapkan mampu menyintesiskan informasi tersebut dan mengemasnya kembali menjadi materi yang lebih mudah dipahami serta bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Bimtek ini diikuti kepala sekolah, pustakawan, pengelola perpustakaan, pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM), serta masyarakat umum.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....