Hari Kedua MPLS, Imigrasi Jakbar Edukasi Siswa SMKN 11 soal Pencegahan TPPO
- 14 Jul 2026 19:52 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Barat memberikan edukasi terkait pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) kepada para siswa SMKN 11 Jakarta, Palmerah, pada hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), pada Selasa, 14 Juli 2026.
Kegiatan bertajuk “Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) Goes To School” tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran para pelajar terhadap bahaya perdagangan orang serta pentingnya mengikuti prosedur resmi apabila ingin bekerja atau beraktivitas di luar negeri.
Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Rakha Sukma Purnama mengatakan, dalam sosialisasi tersebut para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai modus operandi perdagangan orang dan penyelundupan manusia yang kerap menyasar masyarakat melalui tawaran pekerjaan ke luar negeri secara ilegal.
“Melalui kegiatan ini, para siswa dibekali pemahaman mengenai berbagai bentuk dan modus operandi TPPO dan TPPM, risiko bekerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural, dan langkah-langkah pencegahan agar tidak menjadi korban,” kata Rakha saat kegiatan berlangsung di SMKN 11 Jakarta, Palmerah, Jakarta Barat.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta, Pamuji Raharja menegaskan bahwa tugas keimigrasian tidak hanya sebatas memberikan pelayanan dokumen perjalanan seperti paspor, tetapi juga memiliki peran penting dalam pengawasan serta pencegahan pelanggaran hukum keimigrasian.
Ia berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan (agent of change) dengan menyebarluaskan informasi mengenai migrasi yang aman kepada keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
“Saya berharap kegiatan ini selalu meningkatkan kewaspadaan, tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan atau kesempatan ke luar negeri yang tidak melalui prosedur resmi, serta selalu mencari informasi dari sumber yang terpercaya,” ujar Pamuji.
Melalui program PIMPASA Goes To School, Direktorat Jenderal Imigrasi menargetkan semakin banyak generasi muda memahami prosedur migrasi yang aman, legal, dan sesuai ketentuan guna menekan angka kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang di Indonesia.
Kesempatan yang sama, Kepala SMKN 11 Jakarta, Rahmat menilai materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi para siswa yang kelak akan memasuki dunia kerja sehingga tidak mudah terjebak bujuk rayu sindikat perdagangan orang maupun perekrutan tenaga kerja ilegal.
“Semoga edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran para siswa terhadap bahaya TPPO dan TPPM, serta pentingnya mengikuti prosedur yang resmi apabila ingin bekerja atau melanjutkan kegiatan ke luar negeri,” kata Rahmat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....