Pemkot Bandung Matangkan Persiapan Reaktivasi Bandara Husein
- 14 Jul 2026 17:32 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan kesiapannya menyambut reaktivasi Bandara Husein Sastranegara. Berbagai persiapan telah dirampungkan, mulai dari rekayasa lalu lintas, peningkatan penerangan jalan, penataan akses keluar-masuk bandara, hingga perbaikan infrastruktur penunjang guna mendukung kembali beroperasinya bandara tersebut.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa reaktivasi Bandara Husein semakin menunjukkan perkembangan positif setelah Lion Group memastikan akan membuka dua rute penerbangan baru mulai Agustus 2026.
Menurut Farhan, seluruh pekerjaan sipil yang menjadi kewenangan pemerintah daerah telah selesai dikerjakan. Mulai dari pelapisan ulang jalan, penataan akses masuk dan keluar bandara, hingga penataan area penjemputan (pick up) dan pengantaran (drop off) penumpang.
"Semua pekerjaan sipil sudah dirapikan, termasuk akses menuju bandara dan area penjemputan maupun pengantaran penumpang," ujar Farhan, Selasa 14 Juli 2026.
Ia menjelaskan, pengelolaan area parkir serta transportasi resmi di dalam kawasan Bandara Husein Sastranegara nantinya akan menjadi kewenangan Lanud Husein Sastranegara bersama mitra pengelola.
Selain kesiapan infrastruktur, Pemkot Bandung juga tengah menyiapkan konsep branding Kota Bandung di area terminal keberangkatan dan kedatangan. Kesempatan tersebut diperoleh melalui kerja sama dengan InJourney sebagai pengelola bandara.
"Ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan Bandung kepada setiap penumpang yang datang maupun berangkat melalui Bandara Husein," katanya.
Farhan menilai Kota Bandung memiliki banyak daya tarik yang dapat mendukung peningkatan jumlah penumpang, mulai dari sektor pendidikan, wisata, kuliner hingga pusat perbelanjaan. Kehadiran berbagai perguruan tinggi ternama, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), juga menjadi magnet bagi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
"Bandung punya pendidikan, wisata, kuliner, dan belanja yang menjadi daya tarik. Tugas kami adalah terus mempromosikan semua potensi itu agar semakin banyak orang datang ke Bandung," tuturnya.
Meski optimistis terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, Farhan menegaskan pelayanan publik kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
"Pelayanan publik kepada warga Kota Bandung tetap menjadi prioritas. Kami ingin warga menjadi tuan rumah yang baik karena mereka juga merasakan manfaat dari berkembangnya sektor pariwisata dan ekonomi," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian, pengelola jalan nasional dan provinsi, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran akses menuju Bandara Husein Sastranegara.
"Kami sudah melakukan koordinasi sejak awal, termasuk uji coba manajemen rekayasa lalu lintas pada 7 Juli 2026. Tujuannya agar arus kendaraan menuju dan keluar bandara berjalan lancar saat operasional penerbangan kembali dimulai," katanya.
Ia menjelaskan, skema lalu lintas menuju bandara kini telah dikembalikan ke jalur normal. Kendaraan yang masuk melalui pintu utama diarahkan menggunakan jalur kiri menuju area parkir, sedangkan kendaraan yang hanya mengantar penumpang akan diarahkan memutar menuju area drop off di sisi kiri terminal.
"Rekayasa ini dibuat agar pergerakan kendaraan lebih tertib dan tidak menimbulkan antrean di pintu masuk bandara," ujarnya.
Selain pengaturan lalu lintas, Dishub Kota Bandung juga telah menyelesaikan peningkatan fasilitas penerangan jalan di sepanjang akses menuju Bandara Husein Sastranegara. Seluruh lampu yang sebelumnya menggunakan lampu merkuri kini telah diganti dengan lampu LED.
"Alhamdulillah penerangan jalan sudah 100 persen selesai. Semua lampu sudah menggunakan LED sehingga akses menuju bandara jauh lebih terang dan nyaman, terutama pada malam hari," ucapnya.
Ia menambahkan, marka jalan juga telah diperbarui, sementara perbaikan kanopi di kawasan bandara telah diselesaikan oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga.
Pada kesempatan yang sama, Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, memastikan Lion Group menjadi salah satu maskapai yang kembali melayani penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara.
Mulai 6 Agustus 2026, Wings Air akan membuka rute Bandung–Bandar Lampung dengan frekuensi tiga kali dalam sepekan menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi. Selanjutnya, pada 7 Agustus 2026, Wings Air juga akan membuka rute langsung Bandung–Palembang.
Menurut Danang, kedua rute tersebut dipilih berdasarkan hasil studi kelayakan yang mempertimbangkan tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat.
"Rute ini kami siapkan untuk mendukung perjalanan wisata, bisnis, pendidikan, maupun perjalanan dinas antara Jawa Barat dan Sumatera bagian selatan," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....