Bupati Ronald Kandoli Antar Putra di Hari Pertama Sekolah

  • 14 Jul 2026 21:12 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID: Mitra – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) menyatakan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GAMAS) yang mulai diterapkan pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 di seluruh satuan pendidikan.

Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Minahasa Tenggara yang menyempatkan diri mengantar putra tercintanya, Rafi Kandoli, ke SD GMIM Ratahan, Senin (13/7), meski di tengah padatnya agenda pemerintahan.

Aksi tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap gerakan yang bertujuan meningkatkan keterlibatan ayah dalam proses pengasuhan dan pendidikan anak sejak usia dini.

Bupati mengatakan, peran seorang ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga memiliki tanggung jawab penting dalam membangun karakter, kepercayaan diri, serta memberikan dukungan emosional kepada anak.

Menurutnya, kehadiran ayah pada momen penting seperti hari pertama sekolah dapat memberikan rasa aman sekaligus membangun semangat belajar anak ketika memasuki lingkungan pendidikan yang baru.

“Anak-anak adalah aset berharga yang akan menentukan masa depan daerah maupun bangsa. Karena itu, keterlibatan orang tua, khususnya ayah, sangat dibutuhkan dalam mendampingi proses tumbuh kembang mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah diharapkan menjadi budaya positif yang tidak berhenti pada seremoni hari pertama sekolah, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kebersamaan tersebut, hubungan emosional antara ayah dan anak diyakini akan semakin kuat sehingga mampu membentuk karakter anak yang lebih percaya diri, mandiri, serta siap menghadapi tantangan dalam proses belajar.

Selain mendukung pelaksanaan GAMAS, Bupati Minahasa Tenggara juga secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.

Pembukaan MPLS menjadi penanda dimulainya aktivitas belajar mengajar bagi ribuan peserta didik baru di Kabupaten Minahasa Tenggara.

Kegiatan ini bertujuan membantu siswa mengenal lingkungan sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga tata tertib yang berlaku sehingga mereka dapat beradaptasi dengan lebih cepat.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara berharap seluruh sekolah mampu menciptakan suasana MPLS yang ramah anak, edukatif, bebas dari praktik perundungan, serta mengedepankan nilai-nilai pembentukan karakter.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh orang tua untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah demi mendukung perkembangan pendidikan anak secara optimal.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, keluarga, dan masyarakat.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Tenggara, Nolly Ratela, M.Ed, beserta jajaran, serta sejumlah pejabat dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Minahasa Tenggara.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara berharap Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah dapat menjadi momentum untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....