JPO Kapten Tendean Dibongkar, Dishub DKI Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

  • 14 Jul 2026 16:43 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Kapten Piere Tendean, Jakarta Selatan, menyusul pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang rusak akibat tertabrak truk pengangkut crane. Pembongkaran JPO dilakukan oleh Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta pada Selasa, 14 Juli 2026, mulai sekitar pukul 12.00 WIB hingga pekerjaan selesai.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan pengalihan arus dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran proses pembongkaran.

“Bersama Kepolisian, kami telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terdampak. Masyarakat diimbau menyesuaikan waktu perjalanan, memanfaatkan jalur alternatif, serta mengikuti arahan petugas di lapangan agar proses pembongkaran dapat berlangsung dengan aman,” kata Bernad.

Bernad menjelaskan dalam rekayasa tersebut, kendaraan dari arah selatan menuju barat dialihkan melalui Underpass Kuningan, Jalan Terusan HR Rasuna Said, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Senopati, hingga Jalan Suryo. Alternatif lain dapat melalui Jalan Duren Bangka, Jalan Kemang Utara, dan Jalan Bangka.

Sementara itu, arus dari arah utara menuju barat dialihkan melalui Jalan Terusan HR Rasuna Said, putar balik menuju Jalan Jenderal Gatot Subroto, kemudian melintasi Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Senopati, hingga Jalan Suryo.

Kendaraan dari arah timur menuju barat diarahkan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Senopati, dan Jalan Suryo. Pengguna jalan juga dapat memilih rute alternatif melalui Jalan Mampang Prapatan, Jalan Duren Bangka, Jalan Kemang Utara, dan Jalan Bangka.

“Adapun arus kendaraan dari arah barat, yakni Jalan Wijaya I dan Jalan Suryo menuju timur, dialihkan melalui Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Pattimura, Jalan Jenderal Sudirman, Kupingan Semanggi, hingga Jalan Jenderal Gatot Subroto,” ujarnya.

Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Jalan Kapten Piere Tendean selama proses pembongkaran berlangsung, kecuali bagi pengguna jalan yang memiliki kepentingan mendesak. Masyarakat juga diminta memantau informasi terkini mengenai rekayasa lalu lintas melalui kanal resmi Dinas Perhubungan DKI Jakarta, termasuk akun media sosial resminya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....