Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Kepadatan di Kawasan GBK Akhir Pekan

  • 04 Jun 2026 17:40 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lalu lintas dan transportasi, saat penyelenggaraan berbagai kegiatan nasional dan internasional, di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada 6–7 Juni 2026 mendatang. Setidaknya, sebanyak 37.800 pengunjung diperkirakan akan memadati area tersebut pada Sabtu 6 Juni 2026. Sementara pada Minggu 7 Juni 2026, jumlahnya diprediksi akan meningkat menjadi 43.000 pengunjung.

"Kami telah menyiapkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas, pengawasan parkir, serta koordinasi dengan pihak kepolisian dan penyelenggara kegiatan. Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, pada Kamis 4 Juni 2026.

Sebagai informasi, berbagai kegiatan yang akan berlangsung di antaranya ialah EXO Planet #6 ExhOrizon in Jakarta di Indonesia Arena, Raisa Live Concert "Love & Let Go" di JICC Plenary Hall, Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Festival Jamu Nusantara 2026 di Hutan Kota GBK, Hero E-Sport PUBG di Tennis Indoor, Indofest 2026 di JICC Hall B, dan sebagainya.

Dishub DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional di sekitar kawasan GBK, apabila terjadi peningkatan volume kendaraan. Berikut rekayasa lalin yang disiapkan:

Lalu lintas dari Selatan:

Blok M menuju Utara (Tanah Abang) dapat melalui Jl. Panglima Polim-Jl. Kyai MajaJl. Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City)- Jl. Teuku Nyak Arief-Jl. Tentara Pelajar-Jl. Penjernihan-Jl. KH. Mas Mansyur-dan seterusnya;

Blok M menuju ke Barat (Slipi) dapat melalui Jl. Panglima Polim-Jl. Kyai Maja-Jl. Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City)- Jl. Teuku Nyak Arief-Jl. Tentara Pelajar-Jl. Letjen S. Parman-dan seterusnya;

Blok M menuju Timur (Kampung Melayu) dapat melalui Jl. Trunojoyo-Jl. Wolter Monginsidi-Jl. Gunawarman-Jl. Senopati-Jl. Suryo-Jl. Kapten Tendean-Jl. H.R. Rasuna Said-Jl. Prof. Dr. Satrio-Jl. Raya Casablanca-dan seterusnya;

Lalu lintas dari Utara:

Tanah Abang menuju ke Selatan (Blok M) dapat melalui Jl. K.H. Mas Mansyur-Jl. Penjernihan-Jl. Penjompongan-Jl. Tentara Pelajar-Jl. Teuku Nyak Arief-Jl. Kebayoran Baru-Jl. Kyai Maja-Jl. Panglima Polim-dan seterusnya;

Lalu lintas dari Barat:

Slipi menuju Selatan (Blok M) dapat melalui Jl.Letjen S Parman-Jl. Tentara Pelajar-Jl. Teuku Nyak Arief-Jl. Kebayoran Baru-Jl. Pakubuwono VI-Jl. Bumi-Jl. Kyai Maja-Jl. Panglima Polim-dan seterusnya;

Slipi menuju Timur (Tebet) dapat melalui Jl. S Parman- Jl. Pejompongan- Jl. Penjernihan- Jl. RM Margono-Jl. Galunggung- Jl.Dr Saharjo- Jl. Prof Dr Soepomo-Jl. MT Haryono-dan seterusnya.

Lalu lintas dari Timur, yaitu Tebet menuju Barat (Slipi) dapat melalui Jl. Kapten Tendean-Jl. Wolter MonginsidiJl. Trunojoyo- Jl. Kyai Maja-Jl. Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City)- Jl. Teuku Nyak Arief-Jl. Tentara Pelajar-Jl. Letjen S. Parman-dan seterusnya.

Di samping itu, untuk mengakomodasi kendaraan pengunjung, terdapat sejumlah kantong parkir di kawasan GBK. Beberapa titik lokasi parkir, yaitu di Plaza Tenggara, Plaza Selatan, Istora, Elevated Selatan, Elevated Utara, Akuatik, Lapangan ABC, Stadion Madya, Masjid Albina, dan Lapangan Softball.

Adapun kantong parkir tersebut dapat menampung 1.957 kendaraan roda empat dan 8.229 kendaraan roda dua. Adapun, titik lokasi parkir tersebut berada di Plaza Tenggara, Plaza Selatan, Istora, Elevated Selatan, Elevated Utara, Akuatik, Lapangan ABC, Stadion Madya, Masjid Albina, dan Lapangan Softball.

“Kami mengimbau pengunjung untuk memanfaatkan kantong-kantong parkir resmi yang telah disediakan dan tidak memarkir kendaraan di badan jalan karena dapat mengganggu kelancaran lalu lintas serta aktivitas masyarakat lainnya," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....