Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Naik 9,74 Persen

  • 05 Jun 2026 21:32 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat peningkatan jumlah pejalan kaki di ibu kota sepanjang Januari hingga Mei 2026
  • Kenaikan tersebut mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat memanfaatkan ruang publik untuk berbagai aktivitas

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat peningkatan jumlah pejalan kaki di ibu kota sepanjang Januari hingga Mei 2026. Data Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menunjukkan jumlah pejalan kaki mencapai 291.852 orang atau naik 9,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 265.952 orang.

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan kenaikan tersebut mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat memanfaatkan ruang publik untuk berbagai aktivitas, mulai dari berolahraga, berinteraksi sosial hingga menerapkan gaya hidup sehat.

Menurut Budi, tren tersebut menjadi salah satu alasan Pemprov DKI Jakarta menghadirkan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Kehadiran lokasi baru ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap ruang publik yang nyaman dan mudah dijangkau.

“Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap ruang publik terus meningkat. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta menghadirkan alternatif lokasi HBKB di kawasan Rasuna Said agar semakin banyak warga yang dapat menikmati ruang kota yang sehat, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki maupun pesepeda,” kata Budi, di Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan CFD tidak hanya bertujuan menyediakan ruang aktivitas bagi warga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun budaya mobilitas yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat didorong untuk lebih banyak berjalan kaki, bersepeda, dan memanfaatkan transportasi umum. Langkah ini sekaligus diharapkan dapat berkontribusi terhadap perbaikan kualitas udara di Jakarta.

Untuk mendukung pelaksanaan CFD Rasuna Said, Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai fasilitas dan rekayasa lalu lintas. Sebanyak 10 rute alternatif pengalihan arus kendaraan disiapkan guna mengurangi potensi kepadatan selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, tersedia empat lokasi kantong parkir off street dengan kapasitas total 1.914 ruang parkir mobil dan 1.910 ruang parkir sepeda motor. Warga juga dapat memanfaatkan layanan transportasi umum yang terintegrasi melalui tujuh rute Transjakarta dan dua rute LRT Jabodebek yang melintasi kawasan tersebut.

Budi menambahkan, koordinasi telah dilakukan dengan berbagai pihak yang berada di sekitar kawasan Rasuna Said, termasuk pengelola rumah ibadah, hotel, gedung pertemuan, kedutaan besar, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan kegiatan berjalan lancar.

“Seluruh aspek pelaksanaan HBKB Rasuna Said telah kami siapkan secara matang agar masyarakat dapat menikmati kegiatan ini dengan aman, nyaman, dan menyenangkan,” ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta berharap kehadiran CFD di Rasuna Said dapat menjadi alternatif ruang publik baru yang mendorong masyarakat semakin aktif bergerak sekaligus mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih sehat, inklusif, dan ramah lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....