Mataram Siapkan Langkah Antisipasi Ledakan Ikan Sapu-Sapu

  • 14 Jul 2026 14:45 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Dinas Perikanan Kota Mataram mulai menyiapkan langkah antisipatif untuk mengendalikan populasi ikan sapu-sapu apabila jumlahnya meningkat dan berpotensi mengganggu ekosistem perairan. Meski hingga kini belum pernah dilakukan pemusnahan, pemerintah memastikan pengawasan terus diperkuat dengan melibatkan masyarakat dan instansi terkait sebagai upaya pencegahan sejak dini.

Kepala Bidang Budidaya Perikanan Dinas Perikanan Kota Mataram, Leo Amri Saleh, mengatakan populasi ikan sapu-sapu di perairan Kota Mataram masih tergolong aman. Hal itu terlihat dari masih banyaknya spesies ikan lokal yang berkembang biak secara normal.

"Kita belum ada pemusnahan. Tapi mungkin ke depan kita gandeng masyarakat atau pemuda yang peduli sungai. Saat ini populasinya masih bisa dikendalikan karena ikan-ikan lain masih banyak hidup," ujarnya, Selasa 14 Juli 2026.

Meski demikian, ikan sapu-sapu tetap menjadi perhatian karena termasuk spesies invasif yang berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem jika populasinya tidak terkendali. Dinas Perikanan juga menjalin koordinasi dengan Balai Karantina untuk memantau perkembangan populasi dan menyiapkan langkah penanganan apabila diperlukan.

"Kita juga berkoordinasi dengan karantina. Nanti sama-sama mengantisipasi jika populasinya meningkat," kata Leo.

Menurut Leo, saat masih berukuran kecil ikan sapu-sapu hanya memakan lumut, namun ketika dewasa dapat mengganggu ikan lain dengan mengisap lendir pada tubuhnya. Ikan tersebut banyak ditemukan di perairan umum dan sebagian masuk ke kolam budidaya melalui saluran air, sehingga penyebarannya perlu terus dipantau.Selain memiliki kemampuan berkembang di berbagai habitat, ikan sapu-sapu juga dikenal memiliki daya tahan tinggi karena tubuhnya dilapisi kulit yang keras sehingga sulit dimangsa predator alami.

"Kami tetap melakukan pengawasan dan pengendalian populasi secara kolaboratif agar keberadaan spesies invasif itu tidak mengancam kelestarian ikan lokal maupun keseimbangan ekosistem perairan di Kota Mataram," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....