Nunukan Resmi Terapkan SP2D Online, Pencairan Dana Kini Real-Time

  • 14 Jul 2026 11:40 WIB
  •  Nunukan
Poin Utama
  • Pemkab Nunukan meluncurkan dan menerapkan SP2D Online melalui kegiatan diseminasi implementasi.
  • SP2D Online memungkinkan proses pencairan dana berlangsung real-time, paperless, dan terintegrasi dengan perbankan daerah
  • Implementasi SP2D Online mendukung agenda KPK dalam memperkuat integritas pengelolaan keuangan daerah.

RRI.CO.ID, Nunukan - Pemerintah Kabupaten Nunukan mulai menerapkan SP2D Online untuk mempercepat pencairan keuangan daerah. Peluncuran dilakukan dalam kegiatan diseminasi implementasi SP2D Online di Kantor Bupati Nunukan, Selasa, (14/07/2026)

SP2D Online mengintegrasikan proses penerbitan SPM hingga SP2D dengan sistem perbankan daerah. Sistem tersebut mendukung pencairan dana secara real-time dan tanpa dokumen fisik. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Raden Iwan Kurniawan saat membacakan sambutan Bupati Nunukan Irwan Sabri.

"Peluncuran SP2D Online hari ini bukan hanya bentuk inovasi sistem, tetapi juga simbol sinergi antar lembaga dan komitmen bersama untuk mewujudkan keuangan daerah yang lebih bersih," katanya.

Peluncuran SP2D Online menjadi bagian dari agenda penguatan tata kelola keuangan daerah. Implementasi sistem ini juga mendukung upaya pencegahan korupsi melalui digitalisasi layanan keuangan.

SP2D Online merupakan bagian dari agenda Komisi Pemberantasan Korupsi dalam memperkuat integritas pengelolaan keuangan publik. Sistem ini memungkinkan proses pencairan dana berlangsung lebih cepat karena terhubung langsung dengan sistem perbankan daerah.

"Sebagaimana kita ketahui, peluncuran ini juga merupakan bagian dari agenda besar KPK untuk memastikan integritas dalam proses pencairan dan pelaporan keuangan publik. Dengan SP2D Online, proses pencairan dana mulai dari penerbitan SPM hingga SP2D dapat dilakukan secara real-time, paperless, dan terintegrasi langsung dengan sistem perbankan daerah," ujarnya.

Penerapan SP2D Online diharapkan menggantikan mekanisme pencairan dana yang sebelumnya dilakukan secara manual. Digitalisasi tersebut menjadi bagian dari transformasi pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Nunukan.

"Dengan sistem SP2D Online, hambatan dalam pencairan dana yang selama ini sering lambat atau rawan prosedur dapat diminimalkan secara signifikan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....