KPID: Produktivitas Industri Radio Alami Penurunan karena terbatasnya Dana
- 13 Jul 2026 09:28 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Komisioner KPID Sulawesi Utara menyebut banyak stasiun radio lokal saat ini mengalami penurunan produktivitas akibat terbatasnya dana. Masalah tersebut diperparah oleh minimnya kualitas sumber daya manusia pengelola lembaga penyiaran.
Langkah kolaborasi menyeluruh kini didorong Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulawesi Utara untuk mengatasi keterpurukan itu. Upaya strategis tersebut diharapkan mampu menyelamatkan eksistensi media elektronik dari kepunahan.
"Iya, jadi awalnya kesadaran kita terhadap kondisi radio yang cukup memprihatinkan. Industri ini (radio) sebetulnya sangat berkontribusi kepada pembangunan," Anggota Komisioner KPID Sulawesi Utara Pengasihan Amisan kepada rri Manado beberapa hari lalu.
Padahal, media elektronik konvensional ini memiliki andil besar dalam mendukung program pembangunan daerah. Sektor ini juga memiliki kewajiban finansial resmi yang bernilai komersial bagi negara.
"Mereka membayar pajak, membayar IPP, jadi kontribusi ini dalam sektor industri ini tidak bisa kita biarkan, kami mendorong ada pihak terkait dalam hal ini institusi pemerintahan maupun swasta untuk tetap menjadikan radio sebagai sumber rujukan informasi yang tervalidasi," ucapnya.
Melalui program siaran kolaboratif, lembaga penyiaran yang hampir bangkrut diharapkan mampu bertahan hidup. Sistem integrasi ini diproyeksikan dapat memangkas biaya tinggi produksi program harian secara signifikan.
"Makanya muncul inisiatif kami untuk melakukan kolaborasi supaya radio-radio yang tadinya kurang produktif karena keterbatasan sumber daya manusia ataupun keterbatasan pembiayaan, ini bisa saling topang dengan program siaran kolaboratif," katanya menambahkan.
Institusi pemerintah dan pihak swasta kini diimbau tidak meninggalkan radio sebagai mitra penyebaran informasi. Kepedulian seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menyelamatkan media pemersatu bangsa tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....