Jalan Dakota Akan Satu Arah, Pemkot Mataram Uji Efektivitas Atasi Kemacetan

  • 10 Jul 2026 10:41 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah mulai menyiapkan perubahan pola lalu lintas di Jalan Dakota, Kota Mataram, sebagai langkah mengurangi kepadatan kendaraan yang selama ini menjadi keluhan pengguna jalan. Uji coba rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah dijadwalkan mulai uji coba 20 Juli 2026.

"Nanti pengaturan arus kendaraan hanya dari arah Jalan Adisucipto menuju utara, sementara kendaraan dari arah Jalan Dr. Wahidin tidak lagi diperbolehkan memasuki Jalan Dakota dan diarahkan lurus," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram, Zulkarwin, Jumat 10 Juli 2026.

Ia mengatakan kebijakan tersebut merupakan hasil kajian Dinas Perhubungan Provinsi NTB bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ). Menurutnya, rekayasa ini diharapkan mampu mengurangi titik antrean kendaraan yang selama ini kerap memicu kemacetan di kawasan tersebut.

"Kita lihat saja dulu hasil uji cobanya seperti apa. Kalau memang tidak efektif, pasti kita evaluasi," ujarnya.

Zulkarwin menjelaskan, Dishub Kota Mataram hanya bertugas mendampingi pelaksanaan uji coba karena seluruh perencanaan dan kebijakan berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi NTB. Berdasarkan skema yang telah disusun, kendaraan dari Jalan Adisucipto tetap dapat melintasi Jalan Dakota menuju utara.

"Sebenarnya sudah kita lakukan tapi kami biasanya menyiapkan petugas di jam jam tertentu kondisional lah karena memang kendaraan disana cukup padat," ujar Zulkarwin.

Menurutnya, pola pengaturan tersebut bukan hal baru. Selama ini petugas di lapangan telah beberapa kali menerapkan sistem serupa secara situasional melalui mekanisme buka-tutup pada jam-jam sibuk, terutama saat pagi dan sore hari.

"Kalau lagi ramai, cara ini sudah biasa dilakukan oleh teman-teman di Dalops. Pengendara tidak diberi kesempatan belok ke Jalan Dakota, tetapi diarahkan terus ke arah selatan," jelasnya.

Melalui uji coba ini, pemerintah ingin mengukur efektivitas rekayasa lalu lintas sebelum diputuskan sebagai kebijakan permanen. Jika terbukti mampu memperlancar arus kendaraan dan mengurangi antrean di simpang Jalan Dakota, sistem satu arah berpeluang diterapkan secara berkelanjutan.

"Setelah uji coba evaluasi tetap akan dilakukan dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap mobilitas masyarakat dan akses pengguna jalan di kawasan tersebut," katanya mengakhiri.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....