Penyerapan Tenaga Kerja, Ratusan Peserta Ikuti TMT
- 08 Jul 2026 10:17 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut – Dikesempatan membuka pelatihan Tailor Made Training (TMT) Penjahit Upper Sepatu, di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Garut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana mengatakan, program pelatihan ini dirancang secara khusus berbasis kompetensi guna menjawab kebutuhan nyata dunia industri manufaktur, sekaligus menjadi langkah konkret pemerintah dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal.
Ia menyampaikan, program ini dapat terwujud berkat sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Garut, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, serta Disnakertrans Kabupaten Garut.
"Untuk merealisasikan program pelatihan ini kami juga bersinergi dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung," katanya, di Garut, Rabu, 8 Juli 2026.
Ia mengatakan, keterampilan menjahit upper sepatu memiliki peluang penyerapan yang sangat tinggi di Kabupaten Garut, mengingat daerah ini menjadi rumah bagi tiga pabrik alas kaki berskala besar, yaitu: PT Chang Shin Reksa Jaya, PT Pratama Abadi Industri (Garut), PT Ultimate Noble Indonesia (PT UNI).
"Kami berharap kepada 192 peserta pelatihan upper sepatu dapat menguasai teknik dasar menjahit dengan sangat baik, sehingga mereka mampu langsung bekerja di pabrik dan berkompetensi di bidangnya," ujarnya.
Selain itu, Kepala BBPVP Bandung, Reni Rosyida, menyampaikan, kehadiran program TMT ini mengemban misi penting untuk mengurai permasalahan ketenagakerjaan, menekan angka pengangguran, serta menciptakan lapangan kerja baru yang berkelanjutan.
Reni membeberkan bahwa program ini bukan kali pertama dilaksanakan. Secara keseluruhan dalam batch ini, terdapat 12 paket pelatihan yang melatih total 192 orang. Ia juga mengapresiasi keaktifan BLK Garut yang sukses menjembatani dunia pendidikan vokasi dengan sektor industri.
"Terima kasih kepada Kepala BLK yang sudah membantu kami mempertemukan dengan industri, yang memang kita mampu menyiapkan tenaga kerja siap pakai dalam industri ini. Mudah-mudahan pelatihan ini bisa bertambah pesertanya setiap tahun guna membantu dunia industri menyiapkan tenaga kerja siap kerja lebih banyak lagi," jelas Reni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....