NTB Borong Lima Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026

  • 07 Jul 2026 15:21 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi NTB meraih lima penghargaan nasional pada Anugerah Adinata Syariah 2026.
  • Penghargaan diterima oleh Sekretaris Daerah NTB yang mewakili Gubernur Lalu Muhamad Iqbal, dan diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri UMKM, Menteri Pariwisata, serta Ketua Dewan Komisioner OJK.
  • Anugerah Adinata Syariah adalah pengakuan atas keberhasilan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah melalui kebijakan, inovasi, dan tata kelola yang berdampak bagi masyarakat.
  • NTB berkomitmen memperluas kolaborasi dengan Bank Indonesia, OJK, KDEKS, BAZNAS, Badan Wakaf Indonesia, dan pelaku usaha untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah menuju visi NTB Makmur Mendunia.

RRI.CO.ID, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meraih lima penghargaan pada ajang Anugerah Adinata Syariah 2026 yang diselenggarakan CNN Indonesia bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di Auditorium Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin, 6 Juli 2026. Lima penghargaan tersebut meliputi kategori Rencana Aksi Daerah, Wakaf, Keuangan Mikro Syariah, Inovasi Ekonomi dan Keuangan Syariah, serta Pariwisata Ramah Muslim.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Menteri Pariwisata, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan diterima Sekretaris Daerah Provinsi NTB yang mewakili Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.

Anugerah Adinata Syariah merupakan penghargaan bagi pemerintah daerah yang dinilai berhasil membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah melalui kebijakan, inovasi, serta tata kelola yang berdampak bagi masyarakat. Penilaian dilakukan oleh dewan juri independen berdasarkan sejumlah indikator pengembangan ekonomi syariah.

Sekretaris Daerah NTB mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di NTB dalam mengembangkan ekonomi syariah.

"Lima penghargaan nasional ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan di Nusa Tenggara Barat. Penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi, memperkuat tata kelola, dan mempercepat terwujudnya NTB Makmur Mendunia melalui pengembangan ekonomi dan keuangan syariah," ujarnya.

Menurut Sekda, penghargaan itu menjadi pengakuan atas berbagai program yang telah dijalankan, mulai dari implementasi Rencana Aksi Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah, pengembangan wakaf produktif, penguatan lembaga keuangan mikro syariah, inovasi ekonomi syariah, hingga pengembangan destinasi wisata ramah muslim.

Capaian tersebut sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai salah satu provinsi yang konsisten mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Pemerintah Provinsi NTB berharap prestasi itu menjadi pendorong untuk memperluas kolaborasi dengan Bank Indonesia, OJK, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), BAZNAS, Badan Wakaf Indonesia, pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, pondok pesantren, serta pelaku usaha dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....