Pemkab Minahasa Target Bayar Gaji Tenaga Outsourcing pada Senin

  • 05 Jul 2026 21:39 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa – Keterlambatan pembayaran gaji tenaga outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa menjadi sorotan setelah dikeluhkan sejumlah pekerja melalui media sosial, Sabtu (4/7/2026).

Para tenaga outsourcing mengaku belum menerima gaji hingga memasuki awal Juli, padahal kebutuhan keluarga dan biaya pendidikan tetap harus dipenuhi.

Keluhan tersebut mencuat melalui unggahan di salah satu grup Facebook. Dalam unggahan itu disebutkan pihak perusahaan penyedia jasa sebenarnya telah siap menyalurkan gaji, namun pencairan masih menunggu penyelesaian administrasi dari pemerintah daerah.

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa, Denny Mangundap, menjelaskan keterlambatan pembayaran bukan karena hak para pekerja diabaikan. Menurut dia, proses pencairan anggaran masih menunggu kelengkapan dokumen sebagai syarat administratif.

Ia menerangkan, setiap pembayaran gaji harus didukung laporan kehadiran masing-masing tenaga outsourcing. Dokumen tersebut menjadi dasar verifikasi sekaligus bentuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran pemerintah.

“Setelah seluruh laporan kehadiran diterima dan selesai diverifikasi, kami akan segera memproses pembayaran sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Denny.

Ia mengakui keterlambatan ini menimbulkan keresahan bagi para pekerja yang mengandalkan gaji bulanan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Karena itu, Bagian Umum bersama pihak terkait terus mempercepat penyelesaian administrasi agar pembayaran dapat segera direalisasikan.

Pemerintah Kabupaten Minahasa menargetkan pembayaran gaji tenaga outsourcing dapat dilakukan pada Senin, sehingga hak para pekerja bisa segera diterima tanpa harus menunggu lebih lama.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....