Suhu Dingin Malam Hari Merupakan Fenomena Normal saat Musim Kemarau
- 02 Jul 2026 19:13 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon — Cuaca dingin yang dirasakan masyarakat di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning), terutama pada malam hingga dini hari, merupakan fenomena yang umum terjadi saat musim kemarau. Kondisi tersebut dipengaruhi minimnya tutupan awan sehingga panas yang diterima bumi pada siang hari lebih cepat terlepas ke atmosfer.
Prakirawan Cuaca BMKG Kertajati, Dyan Anggraini, menjelaskan, berkurangnya tutupan awan menjadi faktor utama yang menyebabkan suhu udara turun signifikan pada malam hari. Saat siang hari, panas matahari memang terasa cukup menyengat karena tidak terhalang awan.
"Pada saat siang hari tutupan awan di wilayah kita itu kurang, bahkan di beberapa daerah hampir tidak ada tutupan awannya. Nah, saat tidak ada tutupan awan, panas pantulan dari bumi langsung hilang ke atmosfer sehingga bumi menjadi dingin," ujarnya saat dihubungi RRI Cirebon pada Kami 2 Juli 2026.
Menurutnya, panas yang berasal dari sinar matahari diserap permukaan bumi, kemudian sebagian dipantulkan kembali ke atmosfer. Ketika awan tidak menutupi langit, panas tersebut tidak tertahan sehingga suhu udara pada malam hari menjadi lebih rendah.
Selain minimnya awan, kondisi angin pada musim kemarau juga turut memperkuat rasa dingin yang dirasakan masyarakat. Kecepatan angin yang lebih tinggi membuat suhu udara terasa semakin sejuk, terutama menjelang dini hari.
"Memang fenomena yang lumrah terjadi di musim kemarau. Salah satu faktornya adalah tutupan awan, kemudian angin timuran yang berasal dari Australia sifatnya cenderung kering atau minim uap air sehingga menyebabkan turunnya suhu pada malam dan dini hari," katanya.
BMKG memprediksi kondisi udara dingin pada malam hari masih akan berlangsung selama periode musim kemarau, yakni hingga sekitar September mendatang. Masyarakat diimbau tetap menjaga kondisi tubuh dengan menggunakan pakaian yang lebih hangat saat beraktivitas pada malam maupun dini hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....