Simulasi Penyelamatan di Ketinggian Menara Kilang Sukses Digelar
- 02 Jul 2026 19:06 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu – PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan melaksanakan simulasi penyelamatan keadaan darurat pada Rabu, 1 Juli 2026. Kegiatan simulasi ini ditujukan untuk memastikan kesiapan seluruh personel dalam menghadapi kondisi darurat medis.
Skenario latihan menguji penyelamatan pekerja yang mengalami darurat medis di atas menara obor pembakar. Proses evakuasi dari ketinggian dilakukan secara taktis menggunakan alat berat derek jangkung menuju area aman.
Agenda krusial tersebut dikomandoi fungsi keselamatan kerja dan bekerja sama intensif dengan lintas fungsi terkait. Pihak terlibat meliputi bagian kesehatan medis, area pemeliharaan, hingga tim rekayasa teknik di lapangan.
Kepala Bagian Darurat Kilang Balongan, Nyono Safurun, memberikan rincian evaluasi teknis pasca-pelaksanaan simulasi. Menurutnya, ada lima capaian utama yang berhasil divalidasi melalui pelaksanaan latihan penyelamatan khusus ini.
"Pertama, kami berhasil menguji validitas Emergency Response Plan (ERP), di mana response time penggelaran personil dan alat berada dalam koridor waktu aman instalasi vital," ujar Nyono memaparkan.
Kalimat kedua menjelaskan keserasian antartim koordinasi lapangan yang berjalan sangat solid selama proses simulasi. "Kedua, sinkronisasi lintas fungsi berjalan sangat solid dimana komando teknis HSSE, kesiapan mekanis crane dari tim Maintenance dan Engineering, serta kesigapan medis dari tim Health terintegrasi tanpa ada tumpang tindih peran masing-masing," katanya menambahkan.
Nyono kemudian menjelaskan poin ketiga terkait pengujian keahlian spesifik personel dalam medan vertikal ketinggian. "Simulasi ini menguji langsung keahlian spesifik personil dalam high angle rescue (penyelamatan medan vertikal/ketinggian) beserta kelaikan perangkat penunjangnya," rincinya.
Selanjutnya, ia menyampaikan poin keempat mengenai proses evaluasi operasional dari hasil pengarahan pasca-simulasi. "Keempat, dari debriefing pasca-simulasi, Kami melakukan identifikasi gap atau celah komunikasi dan operasional secara riil sebagai bahan evaluasi dan perbaikan prosedur (continuous improvement) ke depan," ucapnya.
Pada poin kelima, Nyono menekankan ketajaman mitigasi otomatis mendukung penguatan manajemen risiko asuransi perusahaan. "Kilang yang rutin menguji skenario ekstrem secara terukur menunjukkan kematangan mitigasi, yang tidak hanya mematuhi regulasi ketat ketenagakerjaan, tetapi juga memberikan perlindungan maksimal pada aset dan tenaga kerja dari risiko bisnis," katanya.
Sementara itu, Pejabat Sementara Humas Kilang Balongan, Andromedo Cahyo Purnomo, menyampaikan komitmen keselamatan perusahaan. Latihan evakuasi ini menjadi perwujudan nyata dalam mengedepankan aspek keselamatan pada lini operasional kilang.
"Aspek keselamatan manusia adalah prioritas tertinggi kami di Kilang Balongan," ujar Andromedo Cahyo Purnomo. Pihaknya memastikan koordinasi lintas fungsi dapat berjalan tanpa hambatan jika terjadi kondisi darurat sesungguhnya.
"Melalui simulasi evakuasi pekerja di area flare ini, kami menguji secara riil bagaimana Response Time tim di lapangan, sekaligus memastikan koordinasi lintas fungsi berjalan tanpa hambatan jika sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat yang sesungguhnya," ucapnya menambahkan.
Andromedo menilai keterlibatan fungsi pemeliharaan dan rekayasa teknik sangat krusial untuk memastikan kesiapan operasional. Sementara itu, tim kesehatan bertugas memastikan penanganan pertama korban di darat berjalan responsif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....