Didongkrak Event Internasional, Kunjungan Wisatawan ke NTB Naik 13 Persen
- 02 Jul 2026 20:39 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Badan Pusat Statistik (BPS) NTB mencatat tingkat hunian hotel berbintang dan jumlah wisatawan pada Mei 2026 sama-sama meningkat.
- Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada Mei 2026 mencapai 41,07 persen. Angka tersebut naik 5,01 poin dibanding April 2026 dan lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
RRI.CO.ID, Mataram - Sektor pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) NTB mencatat tingkat hunian hotel berbintang dan jumlah wisatawan pada Mei 2026 sama-sama meningkat. Kenaikan itu dinilai ikut menggerakkan aktivitas ekonomi daerah.
Kepala BPS NTB Wahyudin mengatakan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada Mei 2026 mencapai 41,07 persen. Angka tersebut naik 5,01 poin dibanding April 2026 dan lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Ini menunjukkan aktivitas pariwisata terus bergerak," kata Wahyudin saat menyampaikan Berita Resmi Statistik (BRS), Rabu, 1 Juli 2026.
Jumlah wisatawan nusantara yang datang ke NTB juga meningkat. Sepanjang Mei 2026 tercatat 1.332.393 perjalanan wisatawan domestik, naik 10,49 persen dibandingkan April 2026. Secara tahunan, jumlahnya tumbuh 13,20 persen.
| Baca juga: Pantai Wane Bima Dongkrak Ekonomi Warga |
Menurut Wahyudin, kenaikan itu dipicu momentum libur panjang dan sejumlah ajang nasional maupun internasional yang digelar di NTB. Di antaranya GT World Challenge Asia di Sirkuit Mandalika dan Rinjani 100 Ultra 2026 di Sembalun.
"Event-event tersebut ikut mendorong hunian hotel, transportasi, dan aktivitas ekonomi masyarakat," ujarnya.
Peningkatan aktivitas wisata juga terlihat dari sektor transportasi. BPS mencatat jumlah penumpang angkutan laut pada Mei 2026 naik lebih dari 15 persen dibanding bulan sebelumnya. Sementara penumpang penerbangan domestik yang tiba melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid bertambah 4,23 persen.
Menurut Wahyudin, naiknya mobilitas masyarakat menjadi sinyal aktivitas ekonomi NTB masih tumbuh. Di tengah kenaikan inflasi tahunan sebesar 3,55 persen pada Juni 2026, BPS menilai sektor pariwisata tetap menjadi salah satu penopang ekonomi daerah. Bersama pertanian dan perdagangan, sektor ini diperkirakan masih akan menopang pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....