USK Beri Pembekalan 2.124 Mahasiswa KKN

  • 02 Jul 2026 22:25 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Universitas Syiah Kuala USK Banda Aceh memberikan pembekalan kepada 2.124 mahasiswa yang akan mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler periode XXIX dan Tematik Literasi Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH di Gedung AAC Dayan Dawood. Banda Aceh, Rabu 1 Juli 2026.

Adapun tema KKN kali ini adalah “Penguatan Capacity Development Kebencanaan melalui KKN di Wilayah Pascabencana”. Tema ini menjadi landasan bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana sekaligus mendukung proses pemulihan wilayah terdampak.

Kepala Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata USK Hasanuddin S.P., M.Si mengatakan, sebanyak 2.124 mahasiswa KKN ini akan ditempatkan pada empat kabupaten yaitu Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya dan Bireuen, untuk KKN periode ini masih berfokus pada upaya membangkitkan kembali semangat masyarakat pascabencana melalui penggalian potensi yang dimiliki setiap gampong.

“Selain itu, mahasiswa juga diharapkan memberikan perhatian terhadap isu literasi, mengingat minat masyarakat terhadap membaca buku dinilai semakin menurun dan mulai tergeser oleh konsumsi konten digital seperti YouTube dan TikTok,” ucapnya.

Sementara itu Wakil Kepala Bidang Pengembangan Riset Kolaborasi dan Hilirisasi LPPM USK Prof. Dr.drh. Basri, M.Si mengatakan, KKN merupakan bagian dari transformasi USK dalam merespon berbagai kebutuhan masyarakat. tidak hanya di Aceh, tetapi juga pada tingkat nasional hingga kawasan ASEAN.

Komitmen tersebut tercermin melalui keterlibatan USK dalam program KKN Internasional, yang menjadi salah satu wujud penguatan jejaring dan kontribusi universitas di tingkat global.

“Dengan demikian, program-program yang dijalankan benar-benar dapat menjadi warisan yang bermanfaat dan memperkuat keberlanjutan pembangunan di tingkat gampong,” ucapnya.

Selain menjalankan program utama, mahasiswa juga didorong untuk mengimplementasikan keilmuan sesuai bidang studi masing-masing. Misalnya, mahasiswa dari bidang teknologi informasi diharapkan dapat membantu masyarakat memperkuat sistem komunikasi, pemanfaatan teknologi di gampong.

“Karena kami berharap, Kehadiran mahasiswa tidak hanya dirasakan selama masa pengabdian berlangsung, tetapi juga memberikan dampak positif yang tetap dikenang masyarakat hingga bertahun-tahun kemudian,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....