Mahasiswa UTU Lakukan Program Kesehatan dan Pengolahan Pangan Lokal Desa Reudep
- 03 Jul 2026 00:49 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID,Meulaboh - Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar (FIK UTU) merampungkan rangkaian program pengabdian masyarakat bertajuk Saweu Gampong di Desa Reudeup, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, sejak 26 hingga 30 Juni 2026 ini, memfokuskan programnya pada peningkatan kesadaran kesehatan, keselamatan kerja, serta pengolahan pangan lokal untuk mencegah stunting.
Gerakan sosial ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai lembaga kemahasiswaan di lingkungan fakultas, yang meliputi Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (HIMAKESMAS), Himpunan Mahasiswa Gizi (HIMAGI), serta Himpunan Mahasiswa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (HIMAK3). Kelima organisasi tersebut mengusung misi pemanfaatan potensi wilayah guna mewujudkan kawasan desa yang sehat, mandiri, inovatif, dan berkelanjutan.
Ketua Panitia Saweu Gampong, Afrihal Dwi Andika, Kamis 2 Juli 2026 mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempraktikkan teori perkuliahan sekaligus menyatukan gerak antar-lembaga kemahasiswaan di lapangan.
“Kegiatan Saweu Gampong ini bukan hanya menjadi agenda kolaborasi ORMAWA FIK UTU, tetapi juga menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Reudeup serta menjadi langkah awal dalam membangun desa yang sehat, mandiri, inovatif, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan potensi lokal,” ujar
Kegiatan Saweu Gampong ini bukan hanya menjadi agenda kolaborasi ORMAWA FIK UTU, tetapi juga menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Reudeup serta menjadi langkah awal dalam membangun desa yang sehat, mandiri, inovatif, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan potensi lokal,” tuturnya
“Mahasiswa adalah agent of change. Oleh karena itu, kami ingin mendorong seluruh mahasiswa untuk tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga turun langsung ke lapangan, mengimplementasikan ilmu yang dimiliki, serta hadir bersama masyarakat dalam memberikan solusi atas berbagai permasalahan kesehatan. Melalui kegiatan seperti Saweu Gampong ini, mahasiswa dapat belajar sekaligus mengabdi secara nyata,” tutup Ketua BEM FIK UTU.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....