Bahaya Tersembunyi di Balik Algoritma Media Sosial

  • 30 Jun 2026 22:25 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Pengguna internet perlu mewaspadai dampak buruk dari sistem algoritma media sosial yang bekerja secara personal. Mekanisme teknologi tersebut dapat membatasi sudut pandang masyarakat dalam menerima informasi sehat harian.

Founder Manado Guide Key Toar yang juga pegiat media sosial menyampaikan fenomena tersebut dalam sebuah dialog edukasi publik di rri Manado. Perempuan ini menilai bahwa banyak masyarakat belum memahami fungsi utama dari platform digital tersebut.

"Nah, yang Key pelajari selama ini, ternyata sosial media itu bukan hanya sebagai wadah eksistensi diri, tapi juga sebagai wadah di mana kita bisa mengedukasi diri." kata Key beberapa waktu lalu di rri Manado.

Platform digital saat ini dirancang untuk membaca kebiasaan serta ketertarikan dari para penggunanya secara spesifik. Sistem kecerdasan buatan tersebut akan menyaring konten yang sesuai dengan preferensi harian masyarakat.

"Nah, sekarang yang terjadi itu, algoritma sosial media itu sangat-sangat base on apa yang kita sukai, seperti itu." sebutnya.

Aktivis digital itu menambahkan bahwa kiriman konten sejenis akan terus bermunculan pada halaman utama gawai. Pola penyebaran informasi satu arah ini dapat mengurung pemikiran kritis dari pengguna internet.

"Jadi ketika kita menyukai sesuatu, itu yang akan diberikan platform media sosial kepada kita gitu., Dan pada akhirnya akan membentuk perspektif kita." ucap Key.

Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memicu terbentuknya cara pandang yang kaku di tengah masyarakat modern. Narasi yang bias dan hoaks akan mudah dipercaya jika konten negatif terus dikonsumsi.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menyaring setiap informasi di ruang siber. Edukasi mengenai literasi digital harus terus ditingkatkan guna mencegah dampak buruk teknologi masa kini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....