Kades Bentek Bekali Mahasiswa UB dengan Budaya Sasak sebelum Terjun ke Masyarakat
- 30 Jun 2026 14:57 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara- Keberhasilan program pengabdian masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kualitas program kerja, tetapi juga kemampuan mahasiswa beradaptasi dengan kehidupan sosial masyarakat. Hal itulah yang menjadi perhatian Pemerintah Desa Bentek saat menyambut mahasiswa Universitas Brawijaya peserta Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) 2026.
Dalam kegiatan penyambutan yang berlangsung di Kantor Desa Bentek, Selasa 30 Juni 2026, Kepala Desa Bentek Warna Wijaya memberikan pembekalan khusus mengenai karakteristik desa, budaya Sasak, adat istiadat, hingga nilai-nilai kearifan lokal yang masih dijaga masyarakat.
Menurutnya, pemahaman terhadap budaya lokal menjadi modal penting agar mahasiswa mampu membangun komunikasi yang baik dengan warga selama menjalankan program pengabdian.
"Mahasiswa diharapkan dapat menghormati adat dan budaya masyarakat sehingga setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat diterima dengan baik serta berjalan sesuai harapan," katanya.
Pembekalan tersebut juga mencakup kondisi sosial masyarakat Desa Bentek sebagai bekal mahasiswa sebelum melaksanakan berbagai program kerja selama kurang lebih tiga minggu.
Rombongan mahasiswa Universitas Brawijaya tiba bersama dosen pembimbing dan disambut oleh jajaran Pemerintah Desa Bentek, Wakil Ketua BPD, perwakilan kepala dusun, serta Bhabinkamtibmas.
| Baca juga: Digitalisasi Tak Geser Peran Pustakawan |
Selama berada di Desa Bentek, mahasiswa akan melaksanakan sejumlah kegiatan yang berfokus pada pelestarian lingkungan, seperti pembangunan sumur resapan, pembuatan biopori dan komposter, serta sosialisasi pengelolaan sampah kepada masyarakat.
Pemerintah Desa Bentek berharap kehadiran mahasiswa tidak hanya menghasilkan program yang bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman nyata mengenai kehidupan desa sekaligus memahami pentingnya mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai budaya lokal dalam setiap kegiatan pengabdian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....