Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp8,33 Triliun hingga Mei 2026

  • 30 Jun 2026 13:33 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Penyaluran Transfer ke Daerah di Provinsi Kalimantan Selatan hingga 31 Mei 2026 terus menunjukkan perkembangan yang positif. Realisasi TKD telah mencapai Rp8,33 triliun atau 45,83 persen dari total pagu sebesar Rp18,17 triliun. Senin, 29 Juni 2026.

Penyaluran ini menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, penyediaan layanan publik dan memperkuat kapasitas fiskal pemerintah kabupaten dan kota di Kalsel. Dana yang disalurkan diharapkan mampu mempercepat pelaksaan berbagai program prioritas yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, Catur Arianto Widodo, mengatakan Kabupaten Hulu Sungai Utara menjadi daerah dengan realisasi penyaluran TKD tertinggi. Hingga akhir Mei 2026c daerah ini mencatat tingkat penyaluran 48,88 persen dari pagu, dan Kabupaten Balangan menjadi daerah realisasi terendah 42,59 persen.

“Berdasarkan jenisnya, penyaluran TKD masih didominasi Dana Alokasi Umum. DAU telah terealisasi sebesar Rp5,26 triliun atau 48,60 persen dari pagu Rp10,82 triliun, dengan seluruh penyaluran menggunakan skema block grant,” ujarnya.

Realisasi Dana Bagi Hasil tercatat sebesar Rp1,52 triliun atau 37,22 persen dari pagu Rp4,09 triliun. Penyaluran DBH didominasi Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Mineral dan Batu Bara (Minerba) yang mencapai Rp1,35 triliun atau 88,67 persen dari total realisasi DBH.

“Dana Alokasi Khusus Fisik mulai disalurkan dengan realisasi sebesar Rp4,32 miliar atau 7,67 persen dari pagu Rp56,31 miliar. Penyaluran DAK Fisik tersebut telah dimulai oleh Pemerintah Kabupaten Banjar sebagai daerah pertama yang merealisasikannya,” ucapnya.

Adapun DAK Non Fosil telah terealisasi sebesar Rp1,17 triliun atau 43,77 persen dari pagu Rp2,67 triliun. Penyaluran didominasi Tunjangan Guru ASN Daerah Rp658,52 miliar dan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan Rp410,02 miliar sebagai upaya mendukung sektor pendidikan.

“Di sisi lain, Dana Desa tersalurkan Rp373,17 miliar atau 70,19 persen dari pagu Rp531,65 miliar. Penyaluran Dana Desa tahap pertama masih menyisihkan 23 desa dari total 1.871 desa penerima, dan kedua telah menjangkau 893 desa di sembilan pemerintah daerah,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....