DJPb Kalsel Dorong Penguatan Inklusi Keuangan Melalui Pembiayaan UMi

  • 30 Mei 2026 14:31 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalimantan Selatan mencatat terus mendorong penguatan inklusi keuangan bagi masyarakat melalui pembiayaan Ultra Mikro. Hingga 30 April 2026, penyaluran pembiayaan UMi di Kalsel menunjukkan capaian yang cukup positif. Jumat, 30 April 2026.

Kepala DJPb Kalimantan Selatan, Catur Arianto Widodo, menyampaikan total penyaluran pembiayaan UMi Rp22,76 miliar kepada 4.220 debitur. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro di daerah.

“Pembiayaan UMi syariah mendominasi dengan nilai mencapai Rp19,80 miliar atau 86,98 %. Sementara itu, pembiayaan UMi konvensional tercatat Rp2,96 miliar atau sekitar 13,02%,” ujarnya.

Secara nasional, Kalsel berada pada posisi ke-28 dari 34 provinsi dalam realisasi penyaluran pembiayaan UMi. Sedangkan di tingkat regional Kalimantan, Kalsel menempati urutan ketiga dalam capauan penyaluran program ini.

Kota Banjarmasin menjadi daerah dengan penyaluran UMi tertinggi Rp4,66 miliar kepada 804 debitur. Selanjutnya Kab Banjar Rp2,92 miliar kepada 537 debitur dan Kab Hulu Sungai Selatan Rp2,49 miliar kepada 437 debitur.

“Perdagangan menjadi sektor penerima pembiayaan UMi terbesar dengan 98,32 %. Sementara dari sisi skema penyaluran, pembiayaan didominasi melalui skema kelompok dengan nilai Rp19,80 miliar,” katanya.

Lembaga penyalur dengan realisasi tertinggi oleh Permodalan Nasional Madani dengan total penyaluran Rp19,80 miliar kepada 3.638 debitur. DJPb Kalsel berharap program pembiayaan UMi dapat terus mendorong pertumbuhan usaha mikro dan memperkuat perekonomian masyarakat di daerah

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....