Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Pelajaran Mulok Mulai 2026/2027

  • 30 Jun 2026 11:43 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi memberlakukan Bahasa Madura sebagai mata pelajaran muatan lokal wajib di seluruh satuan pendidikan mulai tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan ini menyasar seluruh jenjang sekolah, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat.

Langkah strategis tersebut tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Sumenep Nomor 55 Tahun 2025 tentang Pembelajaran Bahasa Madura sebagai Muatan Lokal Wajib. Aturan ini mengikat seluruh lembaga pendidikan negeri, swasta, maupun nonformal di wilayah Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga eksistensi bahasa daerah sebagai bagian dari identitas masyarakat. Menurutnya, arus globalisasi yang deras tidak boleh mengikis nilai-nilai budaya lokal.

“Bahasa Madura bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga identitas, karakter, dan warisan budaya yang harus kita jaga bersama. Melalui pendidikan sejak usia dini, kami ingin memastikan generasi muda tetap mencintai, memahami, dan menggunakan Bahasa Madura dalam kehidupan sehari-hari,” katanya, Selasa 30 Juni 2026.

Ia menambahkan, sekolah memiliki peran sentral sebagai ruang edukasi untuk menanamkan kecintaan terhadap bahasa ibu. Kemajuan teknologi pun diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya lokal.

“Kami ingin generasi muda tidak kehilangan akar budayanya. Kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya daerah. Bahasa Madura adalah kebanggaan yang harus diwariskan dari generasi ke generasi,” ujarnya.

Penerapan kebijakan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa daerah para pelajar, tetapi juga memperkuat pemahaman mereka terhadap nilai-nilai budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal yang menjadi ciri khas Kabupaten Sumenep di tengah tantangan modernisasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....