Aktivasi IKD Lombok Timur Baru Capai 6 Persen dari Target
- 30 Jun 2026 07:08 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Realisasi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Lombok Timur hingga saat ini baru mencapai sekitar 6 persen dari target nasional sebesar 15 persen. Dukungan terhadap percepatan aktivasi IKD terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah mewujudkan data kependudukan yang akurat, terutama untuk mendukung penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lombok Timur, Parihin, mengatakan pihaknya terus menggencarkan aktivasi IKD kepada masyarakat. Dari total pemilik KTP elektronik yang mencapai sekitar 1.044.000 jiwa, baru sekitar 6.000 warga yang telah mengaktifkan identitas kependudukan digital.
“Percepatan aktivasi IKD tidak hanya ditujukan bagi penerima bantuan sosial, tetapi juga seluruh masyarakat yang telah memiliki KTP elektronik,” ujar Parihin, Selasa 30 Juni 2026.
Menurutnya, aktivasi IKD sangat penting untuk menghindari terjadinya data penerima bantuan ganda dari pemerintah pusat. Dengan data yang telah tervalidasi secara digital, informasi kependudukan masyarakat dapat terhubung langsung dengan kementerian maupun lembaga terkait sehingga proses verifikasi dan penyaluran bantuan menjadi lebih akurat.
Parihin menjelaskan, pemerintah daerah telah menyediakan berbagai titik layanan untuk memudahkan masyarakat melakukan aktivasi IKD. Layanan tersebut tersedia di Kantor Dukcapil, UPT Dukcapil, kantor kecamatan, hingga sejumlah layanan publik lainnya yang telah disiapkan.
“Melalui IKD, data kependudukan menjadi lebih valid dan mudah diakses sehingga mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran,” katanya.
Meski capaian saat ini masih berada di angka 6 persen, Dukcapil Lombok Timur terus melakukan percepatan dengan target aktivasi antara 50 hingga 100 warga setiap hari. Langkah tersebut dilakukan untuk mengejar target nasional sebesar 15 persen sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya identitas kependudukan digital.
Selain mendukung akurasi data bantuan sosial, implementasi IKD juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik karena berbagai dokumen kependudukan dapat diakses secara lebih mudah dan aman melalui perangkat digital. Parihin berharap target aktivasi IKD di Lombok Timur dapat tercapai dalam waktu dekat sehingga kualitas data kependudukan semakin baik dan mampu mendukung efektivitas berbagai program pemerintah.
“Semakin banyak masyarakat yang mengaktifkan IKD, maka data kependudukan akan semakin akurat dan pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....